Kenali Ragam Jenis Komplikasi Penyakit yang Berisiko Diidap Pasien Diabetes

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:30 WIB
Kenali Ragam Jenis Komplikasi Penyakit yang Berisiko Diidap Pasien Diabetes
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien diabetes tidak hanya memiliki masalah kesehatan dengan kadar gula darah tinggi, tetapi juga berisiko alami komplikasi penyakit lain. 

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Wismandari Wisnu mengatakan, ada dua jenis potensi komplikasi pada pengidap diabetes.

Pertama, makrovaskular atau gangguan kesehatan pada pembuluh darah besar dan kedua, mikrovaskular atau gangguan kesehatan pada pembuluh darah kecil.

Komplikasi makrovaskular di antaranya bisa terjadi pada organ otak yang berujung menyebabkan stroke. Selain itu juga pembuluh darah jantung yang mengakibatkan penyakit jantung koroner (PJK), serangan jantung, hingga gagal jantung. 

Kemudian terjadi juga pada pembuluh darah kaki biasanya menyebabkan luka sulit sembuh pada pasien diabetes hingga berujung menyebabkan amputasi. 

"Ketiga penyakit itu terjadi jika ada sumbatan plak aterosklerosis di pembuluh darah. Kemudian menyebabkan aliran ke jaringan terganggu dan menyebabkan kerusakan hingga kematian jaringan," jelas dokter Wisma dalam Webinar Jakarta Endocrine Meeting 2021, Kamis (12/8/2021).

Sementara pada komplikasi mikrovaskular bisa terjadi pada mata, ginjal, dan saraf tepi. Ketiga komplikasi itu berisiko timbulkan penyakit lain seperti katarak, glaukoma, hingga spot hitam pada mata. 

Sedangkan pada ginjal bisa menyebabkan gagal ginjal yang mengharuskan pengidapnya cuci darah seumur hidup. Dan komplikasi pada saraf tepi menyebabkan kesulitan bergerak, mati rasa, juga kerusakan saraf.

"Jadi diabetes itu bisa berisiko sebabkan kecacatan juga kematian pada penderitanya," kata dokter Wisma.
 
Selain mengatur pola makan, pasien diabetes bisa melakukan pengobatan dengan suntik insulin.

Menurut dokter Wisma, penggunaan insulin pada pasien diabetes berperan penting khususnya ketika penggunaan obat-obatan tidak lagi memberikan respons adekuat untuk mengontrol gula darah atau kondisi khusus pada penyakit akut, tindakan pembedahan, atau kehamilan.

“Berdasarkan durasi kerja, insulin terbagi menjadi insulin kerja panjang dan insulin kerja pendek. Akan tetapi, dengan perkembangan teknologi, saat ini dimungkinkan adanya kombinasi insulin kerja panjang dan insulin kerja pendek dalam satu sediaan," ucapnya.

Terobosan baru insulin tersebut, menurut dokter Wisma, memungkinkan pasien diabetes untuk menyuntikan insulin jadi lebih jarang dengan kondisi gula darah yang lebih stabil tanpa disertai adanya kondisi hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Seperempat Pasien Diabetes Sadar Punya Gula Darah Tinggi, Kenali Gejalanya di Sini!

Baru Seperempat Pasien Diabetes Sadar Punya Gula Darah Tinggi, Kenali Gejalanya di Sini!

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Agar Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Tetap Terkontrol, Kapan Waktu Makan Terbaik?

Agar Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Tetap Terkontrol, Kapan Waktu Makan Terbaik?

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:37 WIB

Sedang Hamil Anak Kembar? Waspadai Komplikasi Berikut

Sedang Hamil Anak Kembar? Waspadai Komplikasi Berikut

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB