10 Langkah Keberhasilan Ibu Menyusui Saat Pandemi Covid-19

Risna Halidi

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:02 WIB
10 Langkah Keberhasilan Ibu Menyusui Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Lebih dari biasanya, menyusui di masa pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok ibu menyusui atau busui.

Beredar banyak informasi hoaks terkait permasalahan menyusui di masa pandemi sehingga hal tersebut menimbulkan kebingungan bagi para ibu.

Kondisi ini bisa diperparah saat busui konsultasi ke tenaga kesehatan atau nakes, namun mereka tidak siap untuk menjawab masalah secara tuntas karena keterbatasan pengetahuan dan informasi.

Berbicara dalam webinar Halo DKT, Kamis (12/8/2021), dr. Utami Roesli menjelaskan mengenai 10 langkah keberhasilan menyusui saat pandemi berdasarkan evidence base practices yang dapat mendukung proses menyusui di sarana kesehatan.

Tujuannya adalah menciptakan layanan kesehatan maternitas yang ramah bayi dan juga memastikan ASI eksklusif saat di dan sampai pulang dari fasilitas kesehatan bahkan setelahnya. 10 langkah tersebut antara lain:

  1. Kebijakan faskes untuk mendukung ibu menyusui dengan tidak mempromosikan susu formula bagi bayi, botol dot maupun empeng, membuat panduan layanan dukungan menyusui dan menjaga kesinambungan dukungan menyusui.
  2. Peningkatan kompetensi nakes dengan melatih staf faskes agar kompeten untuk mendukung ibu menyusui dan menilai pengetahuan dan ketrampilan nakes.
  3. Berdiskusi dengan ibu hamil dan keluarganya tentang pentingnya manajemen menyusui.
  4. Memfasilitasi kontak kulit dini ibu bayi selama minimal 1 jam dan mendorong ibu untuk memulai menyusui dini segera setelah melahirkan pada usia bayi kurang dari 1 jam.
  5. Dukung ibu memulai menyusui dini dan mempertahankan menyusui dan mengatasi masalah menyusui yang umum.
  6. Bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain kecuali atas indikasi medis.
  7. Memungkinkan ibu dan bayi tetap dirawat bersama selama 24 jam setelah melahirkan.
  8. Dukung ibu mengenali dan merespon saat bayi menunjukkan tanda lapar.
  9. Memberi konseling pada ibu tentang penggunaan, bahaya dan resiko pemberian botol, dot dan empeng.
  10. “Care after discharge” Berkoordinasi saat ibu pulang; kemana dan dimana bisa didapatkan bantuan dukungan menyusui tepat waktu berkesinambungan; saat sudah dirumah.

Di sisi lain, Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia Bidan Laurensia Lawintono mengimbau seluruh bidan di Indonesia untuk mendukung pelaksanaan menyusui di faskes maupun klinik bidan, mengingat 82,4 persen pelayanan antenatal care diberikan oleh bidan.

"Menyusui adalah salah satu investasi terbaik untuk kelangsungan hidup dan meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial serta ekonomi individu dan bangsa," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Dikirim ke Teman Dekat Lewat Media Sosial 20 Ucapan HUT RI ke-76

Bisa Dikirim ke Teman Dekat Lewat Media Sosial 20 Ucapan HUT RI ke-76

Bogor | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Filosofi Aglonema, Mendatangkan Keberuntungan Hingga Membuat Hidup Lebih Baik

Filosofi Aglonema, Mendatangkan Keberuntungan Hingga Membuat Hidup Lebih Baik

Bekaci | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:44 WIB

5 Alasan Harus Tanam Aglonema, Bisa Menghasilkan Uang Banyak

5 Alasan Harus Tanam Aglonema, Bisa Menghasilkan Uang Banyak

Bekaci | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:25 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×