Perubahan Kecil Tubuh Bisa Jadi Tanda Kematian Dini, Termasuk Cara Jalan

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:00 WIB
Perubahan Kecil Tubuh Bisa Jadi Tanda Kematian Dini, Termasuk Cara Jalan
Ilustrasi pasien penurunan fungsi motorik (Unsplash)

Suara.com - Banyak perubahan kecil pada tubuh bisa menandakan masalah kesehatan hingga risiko kematian dini yang seringkali terabaikan.

Para peneliti percaya bahwa ada tanda-tanda peringatan yang muncul 10 tahun sebelum kematian.

Bahkan, perubahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari bisa menggambarkan risiko kematian dini tersebut, seperti berjalan kaki, berbelanjang hingga cara berpakaian.

Temuan dari British Medical Journal, para ahli mengatakan bahwa penurunan fungsi motorik fisik pada orang di atas usia 65 tahun berkaitan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

Dilansir dari Mirror UK, kesulitan melakukan gerakan seperti bangun dari kursi, kecepatan jalan yang menurun, menurunkan kekuatan pegangan bisa membantu mendeteksi risiko kematian dini.

Jika tanda-tanda risiko kematian dini itu terdeteksi, maka masih ada peluang untuk melakukan tindakan pencegahan dan intervensi untuk mengatasinya.

Ilustrasi lansia kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. (Pixabay)
Ilustrasi lansia kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. (Pixabay)

Temuan ini didasarkan pada penelitian terhadap lebih dari 6 ribu peserta usia antara 33 hingga 55 tahun selama tahun 1985 hingga 1988. Pada tahun 2007 hingga 2016, para peserta yang masih sama menjalani penilaian fisik sampai 3 kali.

Penilaian fisik itu termasuk pengukuran kecepatan berjalan, waktu yang dibutuhkan untuk bangun dari kursi, kekuatan genggaman tangan, cara berpakaian, cara menggunakan toilet, memasak, dan berbelanja.

Hasilnya, mereka pun menemukan penurunan tingkat fungsi motorik fisik sangat berkaitan dengan peningkatan risiko kematian dini.

baca juga

Laporan penelitian itu juga memberi tahu beberapa peserta yang meninggal dunia mengalami penurunan fungsi motorik sejak 10 tahun sebelumnya, seperti kesulitan bangun dari kursi atau tempat tidur.

"Setelah memperhitungkan faktir-faktor lainnya yang berpotensi berpengaruh, para peneliti menemukan bahwa fungsi motorik yang lebih buruk berkaitan dengan peningkatan risiko kematian sebesar 22 persen untuk kecepatan berjalan, 15 persen untuk kekuatan cengkeraman, dan 14 persen untuk kursi yang diatur waktunya serta kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari 30 persen," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyeri Punggung Berkepanjangan, Perempuan Berisiko Alami Kematian Dini

Nyeri Punggung Berkepanjangan, Perempuan Berisiko Alami Kematian Dini

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 14:00 WIB

Jarang yang Tahu, Olahraga Jalan Cepat Bisa Cegah Kematian Dini Akibat Kurang Tidur

Jarang yang Tahu, Olahraga Jalan Cepat Bisa Cegah Kematian Dini Akibat Kurang Tidur

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 16:06 WIB

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Demensia dan Kematian Dini

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Demensia dan Kematian Dini

Sumbar | Senin, 21 Juni 2021 | 10:15 WIB

Terkini

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×