WHO Desak China Buka Asal-usul Virus Corona, dan Berita Terpopuler Lainnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:54 WIB
WHO Desak China Buka Asal-usul Virus Corona, dan Berita Terpopuler Lainnya
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pihak China untuk terbuka terhadap asal-usul virus corona Covid-19. WHO rencananya akan melakukan penyelidikan lanjutan terkait awal mula virus corona.

Sementara itu, virus marburg juga menjadi perhatian dari WHO. Mereka memperingatkan untuk tetap waspada terhadap virus marburg. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.

1. Peneliti WHO Sebut Hipotesis Virus Corona Bocor dari Laboratorium Sangat Mungkin

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Peneliti dari Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa hipotesis tentang kebocoran laboratorium sebagai asal-usul virus corona menjadi teori yang sangat mungkin.

Dalam argumen terbarunya dr Peter Ben Embarek, yang awalnya menolak teori kebocoran laboratorium sebagai "sangat tidak mungkin," mengatakan dia sekarang menganggap kemungkinan itu sebagai "hipotesis yang mungkin", demikian seperti dikutip dari New York Post.

Baca selengkapnya

2. WHO Desak China Untuk Bagikan Data Asal-usul Virus Corona Covid-19

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO mendesak China untuk membagikan data mentah dari kasus Covid-19 paling awal. Hal itu untuk memulai kembali penyelidikan tentang asal-usul virus corona.

Permohonan Organisasi Kesehatan Dunia datang ketika Rusia mencatat angka kematian harian tertinggi dari pandemi yang telah menewaskan sedikitnya 4,3 juta orang di seluruh dunia.

Baca selengkapnya

3. WHO Peringatkan Ancaman Virus Marburg, Sudah Masuk Indonesia?

Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]

Baru-baru ini virus Marburg menjadi sorotan. Bahkan, Organisasi Organisasi kesehatan dunia WHO memperingatkan potensi virus Marburg menyebar dan menginfeksi banyak orang di dunia. Itu terjadi karena virus Marburg masuk dalam kategori penyakit sangat menular.

Peringatan ini disampaikan usai seorang lelaki di Guinea, Afrika Barat meninggal dunia, terkonfirmasi tertular virus tersebut. Temuan ini juga menandai pertama kalinya virus Marburg terdeteksi di Guinea.

Baca selengkapnya

4. Fakta Virus Marburg: Kapan Pertama Kali Muncul dan Cara Penularannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Jadwal Mobil Keliling dan Sentra Mini Vaksin Covid-19 di Jakarta, Jumat 13 Agustus

Ini Jadwal Mobil Keliling dan Sentra Mini Vaksin Covid-19 di Jakarta, Jumat 13 Agustus

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:33 WIB

Terpopuler: Undangan Pernikahan Pakai Bahasa Kasar, Umur 32 Tahun Punya 12 Anak

Terpopuler: Undangan Pernikahan Pakai Bahasa Kasar, Umur 32 Tahun Punya 12 Anak

Lifestyle | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:28 WIB

Mensos Risma Minta Pemda Catat Anak Yatim Piatu Baru Akibat Covid-19

Mensos Risma Minta Pemda Catat Anak Yatim Piatu Baru Akibat Covid-19

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB