Manfaat Menyusui Langsung Bagi Busui Positif Covid-19: Hilangkan Stres!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 15 Agustus 2021 | 12:30 WIB
Manfaat Menyusui Langsung Bagi Busui Positif Covid-19: Hilangkan Stres!
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Ibu yang menyusui secara langsung dari payudara bukan hanya memberikan nutrisi dan antibodi kepada anak, tetapi juga akan mendapat manfaat bagi diri ibu sendiri termasuk mengurangi stres.

Oleh sebab itu, menyusui langsung dari payudara juga sangat direkomendasikan kepada ibu yang positif Covid-19.

"Kalau sakit covid kan stres berat. Kalau menyusui, untuk mengeluarkan ASI diperlukan hormon kasih sayang, oksitosin. Nah, kalau oksitosin tinggi, maka hormon stres turun," jelas Dokter spesialis anak dr. Utami Roesli, Sp. A., saat siaran langsung instagram bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jakarta, Sabtu (14/8/2021).

Saat situasi darurat seperti bencana alam tsunami, gempa bumi, maupun kebakaran dan banjir, ibu menyusui juga biasanya akan tetap dianjurkan untuk tetap memberikan ASI secara langsung dari payudara.

Sebab, kontak langsung antara kulit ibu dengan bayi juga bisa menambah kenyamanan dan ketenangan. Akan tetapi, dokter Utami menekankan bahwa peran suami juga penting, terutama apabila ikut menemani istri selama menyusui bayi.  

"Kegagalan menyusui juga kegagalan suami. Dan keberhasilan menyusui juga keberhasilan suami," imbuhnya.

Dokter Utami mengatakan, ibu tak perlu takut untuk menyusui secara langsung jika memang terinfeksi Covid-19. Asalkan memakai alat peljngung diri dengan benar, seperti memakai masker, maka anak akan terhindar dari penularan. 

Selain itu, manfaat lainnya juga bayi bisa mendapatkan antibodi Covid-19 melalui ASI yang diberikan oleh ibu manyusui positif Covid-19. 

Apabila, anak yang positif Covid-19, tetapi ibu tidak, maka menyusui langsung dari payudara juga tetap dianjurkan. Karena dalam ASI tetap terkandung antibodi dari penyakit lain yang dibutuhkan bayi.

baca juga

"Jadi kalau ibu positif, anak negatif tetap menyusui. Kalau ibu positif, anak juga positif, ya pasti menyusi juga. Tapi kalau ibunya negatif, anaknya positif tetap menyusui karena ada antibodi yang lain seperti pneumonia, radang paru-paru."

"Jadi tidak ada alasan untuk tidak menyusui kecuali kalau ibunya sakit berat. Sakit berat tapi masih bisa kasih ASI, minimal perah. Paling engga anak akan mendapatkan antibodi ibunya," papar dokter Utami. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini Bagi Bayi Baru Lahir

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini Bagi Bayi Baru Lahir

Health | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:40 WIB

Rentan Stres, Berikut 7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Saat Pandemi

Rentan Stres, Berikut 7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Saat Pandemi

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 11:34 WIB

4 Manfaat Praktis Aglonema untuk Kehidupan, Meredam Stres Setelah Bekerja Seharian

4 Manfaat Praktis Aglonema untuk Kehidupan, Meredam Stres Setelah Bekerja Seharian

Bekaci | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:25 WIB

Terkini

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:57 WIB

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tumbal Terakhir

Tumbal Terakhir

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:50 WIB

×