Epidemiolog Ungkap Pentingnya Tes PCR Murah: Agar Tak Ada Surat PCR Palsu!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 16 Agustus 2021 | 15:17 WIB
Epidemiolog Ungkap Pentingnya Tes PCR Murah: Agar Tak Ada Surat PCR Palsu!
Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)

Suara.com - Epidemiolog Pandu Riono mengatakan harga tes swab PCR (polymerase chain reaction) yang terjangkau sangat diperlukan untuk menangani pandemi Covid-19.

Pandu menjelaskan harga tes PCR murah dan terjangkau akan mencegah masyarakat membohongi sistem kesehatan, sehingga mengurangi risiko kasus surat PCR palsu untuk melakukan perjalanan.

"Kalau harganya masih tinggi, malah lebih mahal dari tiket pesawat, mereka lebih senang beli surat keterangan PCR palsu yang harganya Rp 100 ribu," ujar Pandu saat dihubungi suara.com, Senin (16/8/2021).

Pakar epidemiologi fakultas kesehatan masyarakat Universitas Indonesia itu juga mengatakan keterlibatan masyarakat untuk mau menjalani tes PCR sebelum bepergian, akan mencegah penularan virus corona kepada orang lain, sekaligus meningkatkan hasil tes Covid-19 secara signifikan melalui testing.

Ditambah, tes PCR terjangkau juga akan membuat anggaran negara jadi lebih efisien, untuk melakukan tracing epidemiolog atau penelusuran kasus Covid-19 di masyarakat.

Misalnya kata Pandu, apabila harga tes PCR ditekan hingga Rp 250ribu, maka anggaran awal Rp 1juta untuk sekali tes terhadap satu orang, artinya anggaran bisa digunakan untuk empat orang sekaligus.

Selain itu, menekan harga tes PCR murah juga akan membuat banyak pihak yang mencari keuntungan pelayanan tes PCR jadi berpikir ulang.

"Semurah-murahnya dan semudah-mudahnya. Kalau bisa 1x24 jam (keluar hasil tes PCR) bagus," pungkas Pandu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi merasa harga tes PCRS masih cukup mahal sehingga meminta Menkes Budi menurunkan harga, yang dinilai sekaligus bisa meningkatkan hasil tes Covid-19 secara signifikan melalui testing.

baca juga

"Saya sudah berbicara kepada Menteri Kesehatan mengenai hal ini. Saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran Rp 450.000 hingga Rp 550.000,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8/2021).

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta hasil tes PCR dapat diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1x24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Permintaan Jokowi Turunkan Harga PCR, Wagub DKI: Biar Makin Banyak yang Tes

Dukung Permintaan Jokowi Turunkan Harga PCR, Wagub DKI: Biar Makin Banyak yang Tes

Jakarta | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:57 WIB

Jokowi Diminta Jangan Hanya Pakai Baju Adat, Tapi Ikuti Cara Hidup Warga Badui

Jokowi Diminta Jangan Hanya Pakai Baju Adat, Tapi Ikuti Cara Hidup Warga Badui

News | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:16 WIB

Bobby Nasution Ingin Berkantor di Zona Merah, Ini Alasannya

Bobby Nasution Ingin Berkantor di Zona Merah, Ini Alasannya

Sumut | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:13 WIB

Terkini

Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis

Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis

Jogja | Kamis, 03 September 2026 | 11:17 WIB

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Tanpa EBT, Subsidi Energi Berpotensi Bengkak Sebesar Rp 300 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 11:16 WIB

Solusi Pamungkas Masalah Bangsa: Ganti Pemimpin atau Tukar Tambah Rakyat?

Solusi Pamungkas Masalah Bangsa: Ganti Pemimpin atau Tukar Tambah Rakyat?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 11:16 WIB

Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI

Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI

Kaltim | Kamis, 03 September 2026 | 11:14 WIB

Kemunculan Honor Magic 9 Pro Makin Dekat, Bawa Kamera Sinematik 200MP ARRI

Kemunculan Honor Magic 9 Pro Makin Dekat, Bawa Kamera Sinematik 200MP ARRI

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 11:13 WIB

Analis Kompak Rekomendasikan Buy Saham BBRI, Kinerja Semester I 2026 Dinilai Positif

Analis Kompak Rekomendasikan Buy Saham BBRI, Kinerja Semester I 2026 Dinilai Positif

Sulsel | Kamis, 03 September 2026 | 11:11 WIB

4 Eyeliner Pensil Wudhu Friendly, Mudah Dibersihkan dan Bisa Dipakai Lagi Setelah Salat

4 Eyeliner Pensil Wudhu Friendly, Mudah Dibersihkan dan Bisa Dipakai Lagi Setelah Salat

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 11:10 WIB

Usai Demo di DPR RI, Ketua Forum Petani Jember Dipecat Jadi Distributor Pupuk!

Usai Demo di DPR RI, Ketua Forum Petani Jember Dipecat Jadi Distributor Pupuk!

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 11:07 WIB

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 11:07 WIB

Debat Panas Rocky Gerung vs AMPB Soal Hukuman Mati Koruptor hingga Risiko Salah Eksekusi

Debat Panas Rocky Gerung vs AMPB Soal Hukuman Mati Koruptor hingga Risiko Salah Eksekusi

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:06 WIB

×