Hati-hati, Bayi Lebih Berisiko Tularkan Covid-19 ke Anggota Keluarga Lain

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:30 WIB
Hati-hati, Bayi Lebih Berisiko Tularkan Covid-19 ke Anggota Keluarga Lain
Ilustrasi bayi sakit. [Antara]

Suara.com - Anak usia di bawah tiga tahun lebih mungkin menularkan infeksi Covid-19 ke anggota keluarga di rumah, dibanding anak yang lebih tua.

Hasil penelitian di Kanada itu juga menemukan bahwa perilaku anak saat sakit telah menjadi faktor pendorong penularan makin tinggi.

Penelitian itu dipublikasikan di JAMA Pediatrics, setelah meneliti 6.280 keluarga selama 1 Juni hingga 31 Desember 2020, yang melaporkan kasus Covid-19 pada anak.

Ditemukan bahwa anak-anak yang lebih tua lebih mungkin terinfeksi kasus awal, dan 27 persen dari 6.280 rumah tangga melaporkan infeksi sekunder yang melibatkan anggota lain. 

Data mengungkapkan bahwa anak-anak berusia 0 hingga 3 tahun, meskipun kecil kemungkinannya membawa infeksi ke dalam rumah, tapi lebih mungkin menyebarkan virus ke anggota lain daripada mereka yang berusia 14 hingga 17 tahun. 

Anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun juga kemungkinan lebih besar untuk menyebarkan virus, seperti halnya anak usia 9 hingga 13 tahun. Tetapi yang terbesar tetap di antara populasi usia di bawah 3 tahun.

"Meskipun anak-anak tampaknya tidak menularkan infeksi sesering orang dewasa, pengasuh harus mewaspadai risiko penularan saat merawat anak yang sakit di lingkungan rumah tangga," para peneliti yang didukung oleh Public Health Ontario, dikutip dari Fox News.

Para peneliti mengakui, memang hampir tidak mungkin untuk mengisolasi anak-anak yang sakit.

Karena itu pengasuh harus menerapkan langkah-langkah pengendalian infeksi lainnya seperti mengenakan masker, mencuci tangan, dan memisahkan mereka dari saudara kandung. 

Para peneliti mencatat bahwa peran anak-anak kecil dalam infeksi awal memang belum diketahui dengan jelas, karena tes awal disediakan untuk petugas kesehatan dan pasien yang menunjukkan gejala. 

Interaksi selama penguncian juga terbatas pada anggota keluarga, yang berarti anak-anak dijauhkan dari tempat penitipan anak dan sekolah.

Studi ini juga mencatat temuan yang bertentangan oleh peneliti lain mengenai viral load pada pasien yang lebih muda, dan apakah itu dapat berdampak pada penularan.

Tim tersebut menyerukan studi berbasis populasi tambahan untuk lebih menetapkan risiko penularan dengan pasien Covid-19 yang lebih muda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Afghanistan, WHO Ingatkan Layanan Kesehatan Harus Tetap Berjalan

Konflik Afghanistan, WHO Ingatkan Layanan Kesehatan Harus Tetap Berjalan

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:22 WIB

Rawat 1.389 Pasien Positif Covid-19, Keterisian RSD Wisma Atlet Kini Hanya 17 Persen

Rawat 1.389 Pasien Positif Covid-19, Keterisian RSD Wisma Atlet Kini Hanya 17 Persen

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:22 WIB

Super Ketat! Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, Selandia Baru Langsung Lockdown

Super Ketat! Temukan 1 Kasus Positif Covid-19, Selandia Baru Langsung Lockdown

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB