Alert! WHO Temukan Vaksin AstraZeneca Palsu

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:51 WIB
Alert! WHO Temukan Vaksin AstraZeneca Palsu
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa mereka telah mengidentifikasi Vaksin AstraZeneca alsu yang digunakan di India atau juga dikenal dengan Covishield.

Dosis tersebut disita oleh pihak berwenang di India dan Afrika antara Juli dan Agustus, kata pernyataan WHO. WHO juga mengatakan pembuat vaksin, Serum Institute of India, mengkonfirmasi bahwa dosis itu palsu.

WHO memperingatkan bahwa vaksin palsu "menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat global". Demikian seperti dilansir dari BBC.

Mereka menyerukan penghapusan mereka dari peredaran. Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah India, tetapi laporan lokal mengatakan kementerian kesehatan negara itu sedang menyelidiki masalah tersebut.

"Meskipun kami memiliki sistem yang kuat untuk mencegah kasus seperti itu, dengan perkembangan ini, satu-satunya hal yang kami ingin pastikan adalah tidak ada orang India yang menerima vaksin palsu," kata seorang pejabat kesehatan yang tidak disebutkan namanya kepada situs berita Mint.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid

Covishield adalah Vaksin AstraZeneca versi India dan merupakan vaksin yang paling banyak digunakan di India dengan lebih dari 486 juta dosis yang diberikan sejauh ini.

Serum telah memasok jutaan vaksin Covishield ke negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Selatan sebagai bagian dari kesepakatan yang ditandatangani dengan berbagai pemerintah dan skema Covax global untuk negara-negara miskin.

India juga mengirim dosis Covishield ke beberapa tetangganya sebagai bagian dari "diplomasi vaksin" Perdana Menteri Narendra Modi.

Tetapi setelah gelombang Covid kedua yang menghancurkan pada bulan April dan Mei, pemerintah memutuskan untuk mempercepat upaya vaksin dan melarang ekspor.

baca juga

Serum sejak itu mempertahankan bahwa prioritas mereka tetap menjadi kebutuhan India sendiri - dan mereka mungkin tidak mengekspor lagi sampai akhir tahun ini.

India, yang merupakan negara yang terkena dampak terburuk kedua di dunia, bertujuan untuk memvaksinasi semua rakyatnya pada akhir tahun ini.

Sekitar 13 persen dari populasi telah divaksinasi penuh sejak awal perjalanan pada bulan Januari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Negara Setop Penggunaan Vaksin Astrazeneca, Timbulkan Pembekuan Darah

5 Negara Setop Penggunaan Vaksin Astrazeneca, Timbulkan Pembekuan Darah

Banten | Rabu, 18 Agustus 2021 | 08:06 WIB

Kabar Baik, Vaksin Astrazeneca Disebut Ampuh Cegah Penularan Covid-19 Varian Delta

Kabar Baik, Vaksin Astrazeneca Disebut Ampuh Cegah Penularan Covid-19 Varian Delta

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 14:04 WIB

Duh! Pengembang AstraZeneca Pesimis Herd Immunity Sulit Dicapai, Ini Alasannya

Duh! Pengembang AstraZeneca Pesimis Herd Immunity Sulit Dicapai, Ini Alasannya

Tekno | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 17:49 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×