Direktur AstraZeneca Sebut Pihaknya Tak Bedakan Negara Kaya atau Miskin: Semua Sama

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:41 WIB
Direktur AstraZeneca Sebut Pihaknya Tak Bedakan Negara Kaya atau Miskin: Semua Sama
Vaksin AstraZeneca. (Dok: AstraZeneca)

Suara.com - Direktur PT AstraZeneca Indonesia Rizman Abudaeri mengaku bahwa dirinya berharap pasokan vaksin Covid-19 pabrikan AstraZeneca dapat terdistribusi dengan rata dan menyeluruh di seluruh Indonesia.

Apalagi, vaksin buatan para peneliti di Universitas Oxford itu menjadi satu dari beberapa jenis vaksin Covid-19 yang digunakan oleh masyarakat Indonesia guna menanggulangi pandemi Covid-19 dan digunakan secara non-profit.

"Kita menyediakan vaksin yang non-profit atau tidak berkeuntungan. Kita menyediakan vaksin untuk kepentingan di Indonesia, karena negara ini penting untuk vaksinasi AstraZeneca,” ungkapnya pada acara Pentingnya Dukungan Keluarga dan Orang Terdekat dalam Mempercepat Program Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia, Jumat (13/8/2021).

Dalam pendistribusian vaksin AstraZeneca, Rizman Abudaeri mengungkapkan, pihaknya tidak membedakan mana negara kaya dan mana negara miskin. Ia menyebut bagaimana vaksin AstraZeneca ini telah distribusikan ke seluruh negara yang membutuhkan vaksin.

"Kita anggap semua sama, jadi kita berterima kasih kepada mitra kami dalam membangun mendistribusikan vaksinasi ini," ungkapnya lebih lanjut.

Selain memproduksi vaksin AstraZeneca, Rizman Abudaeri juga mengungkap AstraZeneca juga membuat data informasi, khususnya data penelitian.

Lewat data internal penelitian milik AstraZeneca, diketahui vaksin tersebut mampu mencegah rawat inap sebesar 80 persen, termasuk kelompok lansia berusia lebih dari 80 tahun dengan komorbid.

"Karena itu, vaksinasi super penting untuk melindungi lansia dan juga masyarakat," ungkap Rizman Abudaeri.

Terakhir, Rizman berharap masyarakat tidak perlu takut dan ragu untuk mendapatkan vaksin Covid-19 terutama untuk kelompok lansia. Kata dia, dosis lansia memiliki efek samping yang lebih ringan.

baca juga

"Lebih ringan, bahkan gejalanya juga. Sehingga kami menyarankan kepada masyarakat bahwa vaksin ini penting, terutama orang tua kita dan kakek kita," tutup Rizman Abudaeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Kapolsek Ribut karena Ogah Divaksin, Bunda Etty Sempat Ngumpet hingga Pura-pura Molor

Ajak Kapolsek Ribut karena Ogah Divaksin, Bunda Etty Sempat Ngumpet hingga Pura-pura Molor

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:36 WIB

5 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Kepala BPOM: Semoga Segera Tercapai Herd Immunity

5 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Kepala BPOM: Semoga Segera Tercapai Herd Immunity

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:27 WIB

Target Vaksinasi 800 Ribu Warga Bantul Kelar September Meleset, Halim Beberkan Kendalanya

Target Vaksinasi 800 Ribu Warga Bantul Kelar September Meleset, Halim Beberkan Kendalanya

Jogja | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×