Alami Keputihan Tidak Normal? Dokter Zaidul Akbar Saran Hindari Makanan Ini

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:47 WIB
Alami Keputihan Tidak Normal? Dokter Zaidul Akbar Saran Hindari Makanan Ini
Ilustrasi keputihan

Suara.com - Keputihan jadi keluhan yang paling umum dialami perempuan menjelang periode menstruasi. Namun jika terjadi keputihan tidak normal, Dokter Zaidul Akbar menyarankan untuk menghindari makanan olahan tepung.

Keputihan tidak normal atau keputihan berbahaya, ditandai dengan jumlah keputihan yang keluar lebih banyak, berwarna kekuningan, hijau, coklat hingga keabu-abuan, termasuk berbau tidak sedap dan diiringi rasa gatal maupun iritasi pada vagina.

Dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Kamis (19/8/2021) ia mengatakan makanan bertepung adalah salah satu jenis acid forming food atau makanan pemicu tingginya zat asam dalam tubuh.

Menurut dokter lulusan fakultas kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu, makanan pemicu zat asam dalam tubuh bisa menyebabkan lendir yang menganggu kinerja jantung dan organ lain di dalam tubuh, termasuk di antaranya keputihan.

"Lendir kalau sudah muncul di badan, maka dia akan lengket di mana-mana tidak hanya di saluran napas, tapi di jantung, di pencernaan. Semuanya bisa lengket maka salah satu yang harus disingkirkan itu," ungkap dr. Zaidul.

Lebih lanjut, dokter pencetus konsep jurus sehat rasulullah (JSR) itu menilai makanan pemicu asam seperti tepung bisa menganggu keseimbangan tubuh termasuk menyebabkan keputihan tidak normal, juga bisa memicu kanker.

"Ketika dia muncul keputihan yang tidak normal maka otomatis ada pemicu ketidakseimbangan atau pH yang terlalu asam. Kalau tingkat pH dalam tubuh sudah berubah secara umum, maka yang terjadi semua akan bermasalah dan termasuk bisa memicu kanker," pungkasnya.

Sementara itu mengutip Medical News Today, makanan yang bisa meningkatkan alkalinitas atau makanan pembentuk zat basa, dianggap bisa mencegah atau melawan efek kelebihan asam dalam tubuh. Makanan ini sebagian besar ada di buah dan sayur.

Bahkan, jeruk yang meskipun rasanya asam tapi bisa meningkatkan alkalinitas setelah bermetabolisme dalam tubuh. Simak videonya lebih lengkap di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Mensturasi Tidak Boleh Keramas, Benarkah?

Saat Mensturasi Tidak Boleh Keramas, Benarkah?

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:05 WIB

Mau Pakai Menstrual Cup? Coba Perhatikan Dulu 3 Kondisi Berikut

Mau Pakai Menstrual Cup? Coba Perhatikan Dulu 3 Kondisi Berikut

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:18 WIB

Hits: Cara Berjemur ala Nabi Muhammad SAW, Manfaat Ngegosip Bagi Kesehatan Mental

Hits: Cara Berjemur ala Nabi Muhammad SAW, Manfaat Ngegosip Bagi Kesehatan Mental

Health | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:48 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB