AS Siap Luncurkan Dosis Tambahan Suntikan Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:54 WIB
AS Siap Luncurkan Dosis Tambahan Suntikan Vaksin Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Pejabat tinggi kesehatan Amerika Serikat (AS) mulai memberikan suntikan penguat vaksin Covid-19 untuk orangutan Amerika mulai 20 September 2021 sambil menunggu tinjauan FDA.

Rencananya, mereka akan memberikan suntikan penguat vaksin Covid-19 untuk manusia yang telah menerima suntikan kedua vaksin Covid-19 terakhir pada 8 bulan lalu.

Sebelumnya, vaksin Covid-19 yang telah disahkan di Amerika Serikat sangat efektif dalam mengurangi risiko infeksi parah, rawat inap, dan tingkat kematian akibat virus corona Covid-19 varian Delta.

"Karena banyak vaksin Covid-19 yang mengalami penurunan perlindungan dari waktu ke waktu. Maka, dosis tambahan vaksin Covid-19 diperlukan untuk memberikan perlindungan jangka panjang," kata para pejabat kesehatan AS dikutip dari Fox News.

Mereka pun telah menganalisis data ilmiah dari AS dan seluruh dunia untuk memahami lamanya perlindungan dari vaksin Covid-19 bertahan dan seberapa perlunya dosis tambahan vaksin Covid-19.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Pejabat FDA, Ahli Bedah Umum AS, Direktur NIH hingga kepala medis Presiden Biden, mengatakan data sekarang ini menunjukkan perlindungan dari vaksin Covid-19 berkurang dari waktu ke waktu.

Perlindungan dari vaksin Covid-19 ini bisa berkurang dalam beberapa bulan mendatang, terutama pada orang yang berisiko tinggi terinfeksi atau vaksinasi selama fase awal peluncuran program.

Karena itu, mereka menyimpulkan perlunya dosis tambahan vaksin Covid-19 untuk memaksimalkan perlindungan yang jangka panjang. Mereka pun telah memastikan keamanan dan efektivitas dosis tambahan vaksin Covid-19 mRNA, seperti vaksin Pfizer dan Moderna.

Mereka pun siap untuk menawarkan dosis tambahan vaksin Covid-19 kepada semua orang Amerika mulai 20 September 2021 dan mulai dari orang yang terakhir menerima suntikan kedua vaksin Covid-19 pada 8 bulan terakhir.

Kelompok ini mungkin mencakup petugas perawatan medis dan penghuni panti jompo yang mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19 lebih awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Terbaru Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Ibu Hamil Rendah

Studi Terbaru Sebut Efek Samping Vaksin Covid-19 Pada Ibu Hamil Rendah

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:30 WIB

Indonesia Urutan ke -9 Vaksinasi Covid-19 Terbanyak

Indonesia Urutan ke -9 Vaksinasi Covid-19 Terbanyak

Foto | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Deteksi Virus Corona Covid-19, Perhatikan 5 Perubahan Kuku Ini!

Deteksi Virus Corona Covid-19, Perhatikan 5 Perubahan Kuku Ini!

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:02 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB