Deteksi Virus Corona Covid-19, Perhatikan 5 Perubahan Kuku Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:02 WIB
Deteksi Virus Corona Covid-19, Perhatikan 5 Perubahan Kuku Ini!
Ilustrasi Kuku (freepik)

Suara.com - Para ahli menemukan seseorang bisa mendeteksi dirinya pernah terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak dengan mengamati perubahan kuku. Karena, beberapa pasien Covid-19 mengalami perubahan aneh pada kuku jari tangan dan kakinya.

Para ahli pun mengatakan perubahan pada kuku sama halnya dengan kulit yang bisa menandakan suatu masalah kesehatan. Sebanyak 20 persen orang dengan virus corona Covid-19 pun mengalami perubahan pada kulit.

Tetapi, orang jarang memeriksa kukunya dan terkadang menggunakan cat kuku, sehingga tidak menyadari ada perubahan halus pada kuku akibat virus corona Covid-19.

Rata-rata kuku tumbuh dalam 6 bulan, karena itu setiap perubahan kecil pada kuku kaki maupun tangan akibat virus corona Covid-19 akan terlihat.

Sebenarnya, kelainan kuku bisa disebabkan oleh berbagai masalah, termasuk kekurangan vitamin, kondisi kulit, diabetes atau cedera, seperti tangan kejepit pintu.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Namun, para ahli telah memberitahu bukan suatu kebetulan bahwa sejumlah orang mengalami perubahan pada kukunya setelah positif virus corona Covid-19.

"Ada bagian lain dari tubuh yang mana virus corona bisa berdampak pada kuku. Saat ini, bukti yang ada menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat keparahan infeksi virus corona dan jenis atau tingkat perubahan kuku," kata para ahli dikutip dari The Sun.

1. Garis kuku

Beberapa ahli telah menandai bahwa beberapa penyintas Covid-19 memiliki garis horizontal pada kukunya. Prof Tim Spector, peneliti utama pada studi gejala Utama antara King's College London telah memeriksa gejala virus corona terkait perubahan kuku tersebut.

Garis pada kuku ini biasanya dikenal sebagai garis Mees, yang juga bisa terjadi akibat penyakit gagal jantung, penyakit menular malaria atau limfoma.

2. Tonjolan pada kuku atau kuku menonjol

Tonjolan pada kuku bisa disebut sebagai garis beau. Kondisi ini juga bisa dialami pasien Covid-19, salah satunya pria usia 45 tahun asal Kanada. Ia memiliki tonjolan pada kuku tangan dan kakinya sekitar 5 mm dari dasar kuku.

3. Kuku bulan sabit merah

Kuku bulan sabit merah biasanya berbentuk garis lengkung seperti setengah bulan di dasar kuku. Pada beberapa orang, lingkaran setengah bulan di dasar kuku ini bisa berwarna merah.

Kuku bulan sabit merah ini bisa menjadi pertanda infeksi virus corona Covid-19. Selain itu, peneliti mengatakan kondisi ini juga bisa jadi peradangan sistem pembuluh darah di jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Delta vs Varian Delta Plus, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Varian Delta vs Varian Delta Plus, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 21:46 WIB

Studi: Ibu Hamil Tak Suntik Vaksin Covid-19, 3 Kali Lebih Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

Studi: Ibu Hamil Tak Suntik Vaksin Covid-19, 3 Kali Lebih Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:00 WIB

5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19

5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB