Sempat Alami Badai Sitokin, Ini Saran Dokter Paru untuk Deddy Corbuzier

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 23 Agustus 2021 | 11:12 WIB
Sempat Alami Badai Sitokin, Ini Saran Dokter Paru untuk Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier . [Youtube/Deddy Corbuzier]

Suara.com - Deddy Corbuzier mengalami kerusakan paru hingga 60 persen paska sembuh dari Covid-19. Padahal kabarnya, mantan illusionist tersebut hanya merasakan gejala ringan, namun kemudian mengalami kritis karena gangguan badai sitokin.

Deddy menyadari bahwa selama tiga hari dirawat di rumah sakit, fase kritis tersebut membuatnya hampir meninggal dunia. Meski begitu, ia bersyukur saturasi oksigennya tetap stabil selama masa kritis.

"Bayangkan kerusakan sebesar itu tanpa penurunan oksigen. That's and the doctor help. Make me pass my critical time, life and death," cerita Deddy lewat kanal YouTube-nya, Minggu (23/8/2021).

Bagi orang yang terinfeksi Covid-19, paru memang menjadi organ pertama yang akan diserang oleh virus corona jenis baru tersebut. Dokter spesialis paru dr. Mia Elhidsi, Sp.P., menjelaskan hal itu lantaran paru memiliki reseptor ACE 2, tempat menempelnya virus, terbanyak dalam virus.

"Reseptor ACE 2 itu ada banyak di paru dan sistem pencernaan. Tapi karena paru jadi gerbang utama masuknya SARS Cov-2 melalui sistem pernapasan, jadi dia yang diserang duluan," kata dokter Mia kepada suara.com, Minggu (22/8/2021).

Meski kerusakan paru yang dialami Deddy Corbuzier mencapai 60 persen, bukan tidak mungkin untuk kembali pulih seperti semula. Hanya saja proses pemulihannya mungkin membutuhkan waktu lebih lama. 

"Tergantung kerusakan yang diakibatkan. Istilahnya kalau ada kebakaran di suatu tempat yang paling banyak parah pasti yang benernya juga paling lama. Jadi kalau pasiennya rusaknya hebat pemulihannya juga bisa lebih lama," kata dokter Mia.

Menurutnya, lama masa pemulihan paru biasanya berkisar antara satu hingga enam bulan. 

"Makanya ada pasien yang sudah negatif Covid, pulang ke rumah, tapi masih terus harus pakai oksigen. Karena sebulannya misalnya dirawat belum pulih parunya. Bukan covid masih ada, tapi struktur paru belum kembali normal," jelasnya. 

Dokter Mia menyarankan beberapa hal berikut untuk membantu pemulihan paru pasca Covid-19, seperti yang dialami Deddy Corbuzier.

1. Fisioterapi
Dokter Mia mengatakan, dalam pengobatan medis belum ada yang spesifik untuk mengembalikan paru yang rusak akibat Covid-19. Meski begitu, secara umum bisa dilatih stimulus pemulihan agar lebih cepat pulih dengan melakukan fisioterapi. "Enggak mesti datang ke fisioterapis di rumah sakit," ucapnya.

2. Latihan pernapasan
Penyintas Covid-19 yang mengalami gangguan pada sistem pernapasan sangat dianjurkan untuk latihan pernapasan setiap hari. Tujuannya untuk melenturkan kembali otot pada sistem pernapasan yang terdampak Covid-19. 

3. Hindari polutan dan alkohol
Hindari sumber polutan seperti asap rokok, polusi, hingga debu. Dokter Mia menekankan, penyintas Covid-19 akan selalu disarankan untuk tidak boleh merokok jenis apapun, baik rokok elektronik maupun tembakau. Selain itu alkohol juga tidak boleh dikonsumsi karena bisa menghabiskan oksigen dalam tubuh. 

4. Boleh tetap angkat beban
Dikenal gemar lakukan olahraga angkat beban, Deddy Corbuzier tetap bisa lakukan hal itu meski baru sembuh dari infeksi virus corona. Dokter Mia mengatakan bahwa tetap aktif secara fisik pasca Covid-19 penting dilakukan agar pemulihan berangsur cepat.

Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa aktivitas fisik harus disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolong Deddy Corbuzier, Dokter Gunawan : Saya Jadi Dokter Bukan untuk Uang

Tolong Deddy Corbuzier, Dokter Gunawan : Saya Jadi Dokter Bukan untuk Uang

Entertainment | Senin, 23 Agustus 2021 | 11:00 WIB

Malas Tunjukan Dokumen Sertifikat Vaksinasi, Pria Ini Bikin Tato Barcode Sudah Divaksin

Malas Tunjukan Dokumen Sertifikat Vaksinasi, Pria Ini Bikin Tato Barcode Sudah Divaksin

Riau | Senin, 23 Agustus 2021 | 10:59 WIB

Hits Health: Beda Endemi dan Pandemi, Organ yang Terserang Badai Sitokin

Hits Health: Beda Endemi dan Pandemi, Organ yang Terserang Badai Sitokin

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 10:55 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB