Diet Rendah Lemak vs Diet Rendah Karbohidrat, Manakah yang Lebih Baik?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:00 WIB
Diet Rendah Lemak vs Diet Rendah Karbohidrat, Manakah yang Lebih Baik?
Ilustrasi diet. (Unsplash.com)

Suara.com - Ada berbagai jenis diet untuk menurunkan berat badan yang cepat. Tapi, biasanya orang-orang menjalani diet rendah karbohidrat atau diet rendah lemak.

Kedua pola diet itu menjanjikan penurunan berat badan yang cepat dan banyak orang telah berhasil menurunkan berat badan dengan mengikuti pola diet tersebut.

Tapi dilansir dari Times of India, Anda mungkin belum tahu diet rendah karbohidrat atau diet rendah lemak yang paling baik untuk menurunkan berat badan.

Sebelumnya, Anda perlu memahami bahwa penurunan berat badan adalah tentang menciptakan defisit kalori yang bisa dicapai dengan mengonsumsi makanan rendah karbohidrat atau rendah lemak.

Anda hanya perlu mengetahui jumlah kalori yang masuk dan keluar dari dalam tubuh. Anda tidak perlu mengurangi kelompok makanan tertentu dari pola diet Anda.

Ilustrasi diet (shutterstock)
Ilustrasi diet (shutterstock)

Lalu, apakah diet rendah karbohidrat atau diet rendah lemak akan menghilangkan jumlah berat badan yang sama?

Penelitian oleh para ahli di Stanford University School of Medicine di California melakukan salah satu dari dua pola diet itu akan memberikan hasil yang sama.

Dalam hal ini, para peneliti melacak sekitar 600 orang dewasa yang kelebihan berat badan dan mengikuti diet rendah lemak atau rendah karbohidrat.

Setelah setahun, orang-orang yang menjalani diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak akan menurunkan berat badan dalam jumlah yang sama.

Namun, mengurangi asupan kelompok makanan tertentu dalam menjalani diet akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gizi mikro. Selain itu, tidak semua karbohidrat dan lemak itu buruk bagi kesehatan Anda.

Anda hanya perlu membuat pilihan yang tepat. Jika Anda mencoba membuat beberapa perubahan sehat dalam diet, kurangi asupan karbohidrat dan lemak dari diet Anda.

Jika Anda menderita gangguan makan atau memiliki riwayat kesehatan tertentu, lebih baik konsultasi dengan dokter sebelum memulai diet. Karena, pola diet yang salah bisa membahayakan kesehatan Anda.

Diet memang sangat penting untuk menurunkan berat badan, tetapi hal ini memainkan peran penting dalam kemajuan Anda, baik olahraga, kualitas tidur dan tingkat stres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Terus-menerus Bisa Sebabkan Kecanduan, Ini Gejala dan Dampaknya!

Diet Terus-menerus Bisa Sebabkan Kecanduan, Ini Gejala dan Dampaknya!

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:10 WIB

4 Alasan Kacang Polong Cocok untuk Menu Diet Sehat Sehari-hari

4 Alasan Kacang Polong Cocok untuk Menu Diet Sehat Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 24 Agustus 2021 | 11:44 WIB

Punya Bentuk Tubuh Indah, Jeon Somi Beberkan Olahraga dan Makanan yang Disukainya!

Punya Bentuk Tubuh Indah, Jeon Somi Beberkan Olahraga dan Makanan yang Disukainya!

Entertainment | Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:48 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB