Tak Cuma Bikin Dehidrasi, Kurang Minum Juga Bisa Bahayakan Jantung

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 25 Agustus 2021 | 14:54 WIB
Tak Cuma Bikin Dehidrasi, Kurang Minum Juga Bisa Bahayakan Jantung

Suara.com - Semua orang tahu bahwa minum cukup air setiap hari dapat meningkatkan kesehatan Anda dalam berbagai cara. Dalam penelitian baru menunjukkan bahwa orang dewasa paruh baya dapat menurunkan risiko gagal jantung hanya dengan minum air.

Melansir dari US News, temuan baru menganalisis tentang kesehatan jantung terhadap kadar garam darah di antara hampir 16.000 pria dan wanita selama 25 tahun.

"Pentingnya hidrasi telah lama berada di radar kardiovaskular," kata penulis studi Natalia Dmitrieva, seorang peneliti senior di Institut Jantung, Paru, dan Darah Nasional AS.

Dmitrieva mengatakan bahwa kekurangan cairan bisa pengaruhi keseimbangan natrium (garam) individu, kadar hormonm, dan fungsi ginjal yang pada akhirnya dapat merusak fungsi jantung.

Khususnya, kekurangan asupan cairan akhirnya mendorong kadar garam darah seseorang di atas ambang batas tertentu (yaitu, 142 milimol per liter [mmol/L]). Hal ini mengakibatkan ekskresi urin turun dan memicu risiko tekanan darah tinggi.

Ilustrasi Minum Air Putih Setelah Olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi Minum Air Putih Setelah Olahraga. (Shutterstock)

Selain tekanan darah tingi, asupan cairan yang tidak mencukupi juga dapat secara langsung merusak integritas seluler otot jantung itu sendiri.

"Penelitian menunjukkan bahwa mempertahankan hidrasi yang baik dapat mencegah atau memperlambat perubahan dalam jantung yang menyebabkan gagal jantung," catat Dmitrieva.

Semua peserta penelitian berusia antara 44 hingga 66 tahun ketika mereka pertama kali tercatat dalam penelitian ini. 

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang kadar natrium darahnya telah melebihi 142 mmol/L di usia awal paruh baya mengalami peningkatan risiko masalah jantung saat mereka mencapai usia 70 tahun ke atas.

"Rekomendasi bervariasi di berbagai negara, dengan Institute of Medicine di Amerika Serikat merekomendasikan asupan cairan sekitar 3,2 liter untuk pria, dan lebih dari 2 liter untuk perempuan," ujar Dmitrieva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Kurang Minum Air Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Awas, Kurang Minum Air Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 08:48 WIB

Zodiak Kesehatan Hari Ini, Jumat 20 Agustus 2021: Pisces Kendalikan Emosi dengan Minum Air

Zodiak Kesehatan Hari Ini, Jumat 20 Agustus 2021: Pisces Kendalikan Emosi dengan Minum Air

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 06:35 WIB

Bagi Kalian yang Biasa Telat Sarapan, Kenali 4 Efek Kurang Baiknya Bagi Tubuh

Bagi Kalian yang Biasa Telat Sarapan, Kenali 4 Efek Kurang Baiknya Bagi Tubuh

Jatim | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:32 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB