Jangan Remehkan Waktu Luang, Mengabaikannya Bisa Berefek pada Mental

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:30 WIB
Jangan Remehkan Waktu Luang, Mengabaikannya Bisa Berefek pada Mental
Ilustrasi rebahan. (Unsplash/Adrian Swancar)

Suara.com - Merasa bahwa waktu luang itu sia-sia dan tidak produktif dapat menyebabkan berkurangnya kebahagiaan. Hal ini juga dapat meningkatkan stres dan depresi yang lebih tinggi.

Melansir dari Healthshots, orang-orang yang menikmati waktu luang lebih sedikit melaporkan kesehatan mental yang lebih buruk. Ini dinyatakan dalam penelitian baru yang dipimpin oleh Ohio State University.

Studi tersebut telah diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology.

"Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa rekreasi memiliki manfaat kesehatan mental dan dapat membuat kita lebih produktif dan mengurangi stres,"  kata Selin Malkoc, rekan penulis studi dan profesor pemasaran di Fisher College of Business di Ohio State University.

"Tetapi kami menemukan bahwa jika orang mulai percaya bahwa waktu luang itu sia-sia, mereka mungkin akan menjadi lebih tertekan dan lebih stres," imbuhnya. 

Ilustrasi Santai Sambil Baca Buku. (Shutterstock)
Ilustrasi Santai Sambil Baca Buku. (Shutterstock)

Dalam  penelitian ini, 199 mahasiswa menilai seberapa banyak mereka menikmati berbagai kegiatan rekreasi dan menyelesaikan penilaian yang mengukur tingkat kebahagiaan, depresi, kecemasan, dan stres mereka.

Mereka juga ditanya seberapa setuju mereka dengan lima pernyataan yang menilai sejauh mana mereka percaya waktu luang adalah pemborosan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin partisipan menganggap waktu luang itu boros, semakin sedikit mereka menikmati kegiatan waktu luang.

Selain itu, semakin mereka menganggap waktu luang itu boros, semakin rendah tingkat kebahagiaan mereka dan semakin tinggi tingkat depresi, kecemasan, dan stres mereka.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang menganggap waktu luang lebih boros melaporkan kurang menikmati kegiatan, seperti pesta, yang hanya tentang kesenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Menulis Jurnal Bagi Kesehatan Mental

Manfaat Menulis Jurnal Bagi Kesehatan Mental

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:28 WIB

Demi Menjaga Kesehatan Mental Anak, Yuk Hentikan Pola Parenting Berikut

Demi Menjaga Kesehatan Mental Anak, Yuk Hentikan Pola Parenting Berikut

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 08:30 WIB

Waspada! Menghirup Asap Kebakaran Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mental

Waspada! Menghirup Asap Kebakaran Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mental

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB