Penyebab Stres Paling Umum, dari Hubungan Toksik Sampai Pekerjaan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 11:19 WIB
Penyebab Stres Paling Umum, dari Hubungan Toksik Sampai Pekerjaan
Ilustrasi Seseorang Stres. (Pixabay.com)

Suara.com - Pada dasarnya, stres merupakan hal normal yang bisa dialami setiap orang. Stres umumnya ditandai rasa tidak bahagia dan juga perasaan cemas.

Belum lama ini Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengatakan bagaimana stres telah menjadi epidemi kesehatan abad 21.

Stres sendiri terjadi karena adanya reaksi terhadap keadaan atau peristiwa, di mana keadaan ini membuat seseorang merespons secara fisik, mental, hingga emosional.

Selama peristiwa yang dialami seseorang, tubuh akan melepaskan ledakan bahan kimia yang dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit kepala, kelelahan, dan kurangnya kualitas tidur.

Ilustrasi stres akibat pandemi Covid-19. [Ema Rohimah]
Ilustrasi stres akibat pandemi Covid-19. [Ema Rohimah]

Melansir Healthshots, menurut penelitian yang terbit di Proceedings of the National Academy of Sciences United State America, stres telah dikaitkan dengan penyakit lain mulai dari kanker, paru-paru, diabetes, tiroid, dan sirosis hati.

Kini telah diketahui setidaknya ada tiga pemicu stres, berikut paparannya!

Hubungan toksik
Menurut penelitian Proceedings of the National Academy of Sciences United State America, ada korelasi langsung antara stres dengan hubungan toksik atau hubungan beracun. Hubungan yang disebut beracun bisa terjadi di lingkup pertemanan, hubungan asmara, dan hubungan anggota keluarga.

Salah satu cara agar keluar dari sirkel ini, yakni batasi percakapan dengan mereka, serta tegaskan diri untuk mengakhiri hubungan dengan mereka.

Lingkungan kerja
Rasa stres bisa bersumber dari tempat kerja mulai dari tekanan kerja, deadline, sampai masalah perusahaan. Bahkan, sebuah studi dari Harvard Gazette mengatakan, orang dewasa yang mengalami stres di tempat kerja sekitar 44 persen.

Pemicu stres ini terjadi saat mereka sulit menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, karena itu rentan mengalami stres. Salah satu cara untuk terhindar dari masalah ini adalah dengan mengambil waktu istirahat, serta menjalani pola hidup yang sehat.

Ilustrasi stres kerja (pexels.com/Anthony Shkraba)
Ilustrasi stres kerja (pexels.com/Anthony Shkraba)

Gaya hidup kurang sehat
Gaya hidup yang kurang sehat bisa menjadi pemicu stres. Mulai dari merokok, kurang tidur, mengonsumsi alkohol, mengonsumsi junk food, serta tidak berolahraga. Hal ini juga dapat berdampak pada kesehatan fisik, sehingga berbahaya bagi Anda.

Cara yang tepat untuk menghindari ini adalah dengan mengurangi rokok dan konsumsi alkohol, serta menjalankan pola hidup sehat dengan melakukan meditasi. Cara ini dapat membantu mengurangi dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Aksi Berbikini, Dinar Candy Sedih Kehilangan Job Dijauhi Teman

Usai Aksi Berbikini, Dinar Candy Sedih Kehilangan Job Dijauhi Teman

Sumbar | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:14 WIB

Dinar Candy Ungkap Teman-teman yang Mendukungnya, Tak Ada Nikita Mirzani

Dinar Candy Ungkap Teman-teman yang Mendukungnya, Tak Ada Nikita Mirzani

Sumut | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 09:46 WIB

Jadi Tersangka Pornografi, Dinar Candy Sadar Siapa Teman-teman Baiknya

Jadi Tersangka Pornografi, Dinar Candy Sadar Siapa Teman-teman Baiknya

Sumsel | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 09:29 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB