BPOM AS Marah Ivermectin Masih Dipakai untuk Obati Covid-19: Serius Deh, Anda Bukan Kuda!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 15:54 WIB
BPOM AS Marah Ivermectin Masih Dipakai untuk Obati Covid-19: Serius Deh, Anda Bukan Kuda!
Ilustrasi Ivermectin untuk obati kuda.

Suara.com - Otoritas pengawasan obat Amerika Serikat atau FDA menyampaikan keprihatinannya terkait banyak orang yang menggunakan obat cacing Ivermectin untuk penanganan Covid-19.

Bahkan organisasi setara Badan POM ini menyebutkan bahwa Ivermectin adalah obat cacing untuk hewan seperti kuda dan sapi, bukan untuk manusia.

Hal ini disampaikan FDA melalui cuitannya di akun twitter resmi FDA AS pada 21 Agustus 2021, lengkap dengan lampiran artikel dan kolom tanya jawab FDA tentang bahaya penggunaan Ivermectin.

"Anda bukan kuda. Anda Bukan sapi. Serius deh, kalian semua. Berhenti!" cuit @US_FDA beberapa hari lalu, dikutip Suara.com, Jumat (27/8/2021).

Cuitan FDA terkait penggunaan obat cacing Ivermectin bagi pasien Covid-19 (Tangkapan layar Twitter)
Cuitan FDA terkait penggunaan obat cacing Ivermectin bagi pasien Covid-19 (Tangkapan layar Twitter)

Cuitan FDA AS ini kembali viral di media sosial, bahkan dibagikan ulang atau diretweet oleh lebih dari 64,2 ribu akun, disukai 104 ribu orang, dan dihujani lebih dari 11,2 ribu komentar.

Salah satu netizen dengan akun centang biru ikut menimpali cuitan FDA, Neil Katz mengaku heran dengan orang yang tidak skeptis terhadap Ivermectin, pil malaria, dan suplemen yang dianggap sebagai obat ajaib.

"Saya mengerti jika orang bisa skeptis terhadap vaksin baru. Tapi saja tidak mengerti bagaimana orang yang sama, justru sama sekali tidak skeptis terhadap obat kuda, dan sebagainya," tutur @neilkatz.

Sementara itu dalam kolom tanya jawab artikel FDA AS, diakui pada penggunaan Ivemectin untuk manusia dan hewan, tapi Ivermectin tidak disetujui untuk pencegah dan mengobati Covid-19.

Di AS, Ivermectin memang disetujui penggunaanya pada manusia, tapi hanya untuk mengobati penyakit akibat parasit cacing, dan untuk penggunaan topikal atau obat luar yang biasa digunaan untuk kutu rambut, serta masalah kulit seperti rusacea.

baca juga

Selain itu Ivermectin juga mendapat persetujuan FDA untuk digunakan pada hewan, dengan tujuan mencegah penyakit pada beberapa spesies hewan kecil, dan untuk pengobatan parasit internal dan eksternal berbagai sepsies hewan.

Mencegah Ivermectin sembarangan digunakan, maka FDA menetapkan aturan label Ivermectin untuk hewan dan untuk manusia. Bila manusia menggunaan Ivermectin untuk hewan, maka bisa menyebabkan bahaya serius.

BPOM RI izinkan Ivermectin pakai skema khusus

Ivermectin. [dokumentasi]
Ivermectin. [dokumentasi]

FDA AS merupakan badan setara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hanya saja berbeda dengan FDA Amerika Serikat, BPOM Indonesia mengizinkan penggunaan Ivermectin untuk pasien Covid-19 dengan skema khusus.

Skema itu disebut dengan Expanded Access Programs atau EAP pada kondisi darurat yang diatur melalui Keputusan Kepala BPOM Nomor HK.02.02.1.2.07.21.288 Tahun 2021.

Melalui skema perluasan khusus atau EAP, maka obat yang masih diuji klinik seperti ivermectin bisa digunakan dalam kondisi darurat. Namun BPOM menegaskan EAP tidak sama dengan izin edar atau izin penggunaan darurat (emergency use authorization) EUA yang diberikan untuk industri farmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Izin Penggunaan Darurat dari BPOM, Ini 5 Fakta Penting Tentang Vaksin Sputnik V

Dapat Izin Penggunaan Darurat dari BPOM, Ini 5 Fakta Penting Tentang Vaksin Sputnik V

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:44 WIB

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sputnik-V, Hanya untuk Usia di Atas 18 Tahun

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sputnik-V, Hanya untuk Usia di Atas 18 Tahun

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Bisa Berbahaya, FDA Tegaskan agar Tak Gunakan Ivermectin untuk Pasien Covid-19

Bisa Berbahaya, FDA Tegaskan agar Tak Gunakan Ivermectin untuk Pasien Covid-19

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:43 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×