Suka Mengantuk setelah Makan Nasi? Coba Lakukan Dua Tips Berikut

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 30 Agustus 2021 | 06:05 WIB
Suka Mengantuk setelah Makan Nasi? Coba Lakukan Dua Tips Berikut
Ilustrasi seseorang makan nasi (Shutterstock)

Suara.com - Nasi menjadi makanan pokok di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Karbohidrat yang satu ini memang terkadang disebut bisa menyebabkan kantuk dan malas setelah memakannya. 

Melansir dari Times of India, ahli gizi selebriti India Pooja Makhija baru-baru ini menjelaskan mengapa seseorang merasa lesu setelah makan nasi dan cara untuk mencegahnya.

"Nasi adalah makanan yang menenangkan dan favorit sepanjang masa di berbagai budaya. Ini tinggi karbohidrat dan merupakan bagian dari makanan yang sehat dan seimbang. Meskipun kadang nasi membuat kita mengantuk, bukan berarti nasi tidak sehat," catat Makhirja. 

Semua karbohidrat memiliki efek yang sama pada tubuh, diubah menjadi glukosa yang membutuhkan insulin. Begitu ada lonjakan insulin, maka mendorong otak untuk memasukkan asam lemak esensial triptofan. 

Proses ini menyebabkan melatonin dan serotonin meningkat yang merupakan hormon penenang dan menyebabkan kantuk. Respon sistem saraf yang benar-benar normal memperlambat tubuh sehingga tidak bisa fokus pada hal lain kecuali hanya pencernaan.

Ilustrasi makan nasi. (Shutterstock)
Ilustrasi makan nasi. (Shutterstock)


Namun Anda tak perlu khawatir sebab ada cara untuk mencegah kantuk di tengah hari ini usai makan nasi. Berikut adalah dua solusi sederhana untuk mencegah kantuk sehabis makan nasi, antara lain:

1. Makan lebih sedikit karbohidrat

Makan siang Anda harus memiliki 50 persen sayuran, 25 persen protein, dan 25 persen karbohidrat. Anda harus memasukkan karbohidrat dalam makanan Anda karena memberi Anda energi. Untuk mencegah kelesuan, Anda bisa makan dalam jumlah yang lebih sedikit.

2. Kontrol porsi makanan

Kontrol porsi adalah kuncinya. Orang yang mengonsumsi lebih banyak nasi merasa lebih mengantuk. Semakin banyak Anda makan, semakin sulit untuk melawan kelelahan. 

Ambil sedikit nasi di piring Anda untuk memastikan bahwa hormon pemicu tidur tidak dilepaskan dalam aliran darah untuk membuat Anda merasa lelah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Makan di Jakarta: Nasi Kapau, Bubur Ayam Barito, Kebuli Apjay, Angkringan Boy

Tempat Makan di Jakarta: Nasi Kapau, Bubur Ayam Barito, Kebuli Apjay, Angkringan Boy

Jakarta | Minggu, 29 Agustus 2021 | 10:12 WIB

Transformasi Wajah Nenek Dirias Pakai Lakban dan 4 Berita Viral Lainnya

Transformasi Wajah Nenek Dirias Pakai Lakban dan 4 Berita Viral Lainnya

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:06 WIB

Beli Nasi Goreng, Pembeli Syok Dapat Gratisan Bak Souvenir Pernikahan

Beli Nasi Goreng, Pembeli Syok Dapat Gratisan Bak Souvenir Pernikahan

News | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 12:09 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB