Mitos atau Fakta, Rambut Bayi Lebih Lebat Setelah Digunduli?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 30 Agustus 2021 | 14:43 WIB
Mitos atau Fakta, Rambut Bayi Lebih Lebat Setelah Digunduli?
Ilustrasi rambut bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Rambut bayi lebat dan sehat tentu jadi dambaan para orangtua. Tapi masalahnya, tak semua bayi dianugerahi rambut dengan kriteria seperti itu. Lalu, muncullah anggapan bahwa rambut bayi akan menjadi lebih lebat jika digunduli. Benarkah?

Bayi baru lahir secara umum memang memiliki rambut tipis sehingga terlihat hampir botak. Namun, ada pula bayi baru lahir dengan rambut tebal. Kondisi rambut bayi baru lahir itu tidak permanen dan bukan menggambarkan kondisi rambutnya saat dewasa.

Dikutip dari situs resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), rambut bayi baru lahir disebut velus, bertekstur halus, tipis dan berwarna lembut. Rambut mulai tumbuh saat janin berusia 5-6 bulan di dalam kandungan.

Saat bayi berusia 3-4 bulan, velus akan rontok perlahan-lahan hingga berganti semua menjadi rambut permanen. Proses ini berlangsung hingga bayi berusia 1 tahun.

Saat bayi menginjak usia 1 tahun, struktur rambut mulai berbeda. Helai rambut lebih kasar dan tebal, pigmen rambut mulai terlihat mengikuti warna rambut orang tua. Rambut anak berusia di atas 1 tahun disebut rambut terminal.

Rambut bayi juga dipengaruhi oleh faktor genetik. Warna rambut, bentuk folikel rambut, dan ketebalan helai rambut tidak akan jauh berbeda dari orang tua atau kakek-neneknya.

Jumlah folikel rambut bayi sudah tetap sejak lahir dan tidak berubah hingga dewasa. Sehingga orangtua sebenarnya tidak perlu khawatir bila anak lahir dengan rambut tipis atau botak, karena rambutnya pasti akan tumbuh.

Sebaliknya, rambut lebat bayi baru lahir tidak menjamin rambutnya akan lebat seterusnya. Jadi, menggunduli bayi tidak akan membuat rambutnya tumbuh lebih lebat.

Menurut Perdoski, lebat tidaknya rambut bayi ditentukan jumlah folikel rambut yang sudah tetap sejak lahir.

baca juga

Meski begitu bukan berarti tidak ada manfaatnya mencukur habis rambut bayi. Tindakan itu bisa bantu melihat apakah ada iritasi, bisul atau gangguan lainnya di kulit kepala bayi, sehingga juga lebih mudah diobati.

Kepala bayi juga umumnya lebih mudah berkeringat, sehingga dengan mencukur habis rambutnya akan membuat kepala bayi lebih sejuk karena adanya sirkulasi udara yang lebih baik di kepala bayi.

Sementara itu, penggunaan losion rambut pada kepala bayi bukan untuk menambah jumlah folikel rambut sehingga lebih lebat. Melainkan untuk memberikan nutrisi yang dapat memperkuat akar rambut dan menambah volume helai rambut sehingga tampak lebih tebal.

Penggunaan losion rambut juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan untuk mencegah reaksi iritasi di kulit kepala bayi. Jadi, orangtua sebenarnya tidak wajib menggunakan losion rambut pada bayi. Karena secara alami, rambut bayi akan tumbuh sesuai usianya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Kemiri Punya Manfaat Untuk Pertumbuhan Rambut Bayi?

Benarkah Kemiri Punya Manfaat Untuk Pertumbuhan Rambut Bayi?

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2020 | 14:11 WIB

Pilih Sampo Bayi, Sesuaikan Kandungannya dengan Kondisi Rambut Bayi

Pilih Sampo Bayi, Sesuaikan Kandungannya dengan Kondisi Rambut Bayi

Health | Selasa, 15 September 2020 | 18:04 WIB

Jangan Asal Potong Rambut Bayi Baru Lahir, Ibu Perlu Tahu Hal Ini!

Jangan Asal Potong Rambut Bayi Baru Lahir, Ibu Perlu Tahu Hal Ini!

Health | Selasa, 01 Oktober 2019 | 07:45 WIB

Terkini

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

×