alexametrics

Leher Bengkak dan Sakit Saat Menelan, Apakah Harus Berobat ke Dokter?

M. Reza Sulaiman
Leher Bengkak dan Sakit Saat Menelan, Apakah Harus Berobat ke Dokter?
ilustrasi radang tenggorokan yang membuat leher bengkak dan sakit saat menelan. (Shutterstock)

Mengalami radang tenggorokan bisa sangat membuat tidak nyaman. Selain leher yang bengkak, Anda juga bisa merasakan sakit saat menelan, yang membuat susah makan.

Suara.com - Mengalami radang tenggorokan bisa sangat membuat tidak nyaman. Selain leher yang bengkak, Anda juga bisa merasakan sakit saat menelan, yang membuat susah makan.

Lalu, perlukah memeriksakan diri ke dokter jika mengalami leher bengkak dan sakit saat menelan karena radang tenggorokan?

Menurut dr. Lim Keng Hua dari Mount Elizabeth (Orchard) Hospital Singapura, dampak radang tenggorokan untuk kesehatan tergantung pada usia dan gaya hidup pasien.

Pada pasien yang lebih muda dan tidak merokok, radang tenggorokan biasanya akan sembuh sendiri dalam 1-2 minggu.

Baca Juga: 6 Obat Radang Tenggorokan dari Bahan-bahan Alami

Pita suara, tenggorokan, kerongkongan (Shutterstock)
Pita suara, tenggorokan, kerongkongan (Shutterstock)

"Banyak minum air putih bisa membantu. Pastikan kebutuhan cairan tubuh Anda tercukupi," tuturnya dilansir SmarterHealth.id.

"Namun jika radang terjadi lebih dari 2 minggu, sebaiknya segera periksakan ke dokter," tambahnya lagi.

dr. Lim mengatakan sakit saat menelan dan bengkak pada leher menunjukkan adanya peradangan yang berlanjut.

"Bisa jadi Anda mengalami radang amandel atau radang tekak dengan pembengkakan kelenjar getah bening," terangnya.

Dokter biasanya akan meresepkan antibiotik jika masalah ini berlanjut lebih dari 2 minggu.

Baca Juga: 4 Cara Efektif Mengobati Amandel, Dijamin Ampuh!

Perhatian khusus wajib diberikan pada pasien yang merokok, sehat sakit tenggorokan bisa menjadi tanda penyakit yang lebih berbahaya seperti kanker leher dan tenggorokan.

Komentar