WHO Pantau Varian Mu dari Kolombia, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 01 September 2021 | 14:54 WIB
WHO Pantau Varian Mu dari Kolombia, Ini Sebabnya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian virus corona, varian Mu (Unsplash/CDC)

Suara.com - Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang memantau varian virus corona baru yang dikenal sebagai varian Mu. Varian virus corona Covid-19 ini pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari 2021 lalu.

Secara ilmiah, WHO mengatakan varian Mu dikenal sebagai varian B.1.621 yang telah diklasifikasikan sebagai variant of interest (VOI).

WHO mengatakan varian virus corona itu memiliki mutasi yang menunjukkan risiko resistensi terhadap vaksin Covid-19 dan menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahaminya.

"Varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan," kata WHO dikutip dari Channel News Asia.

Ada kekhawatiran meluas atas munculnya mutasi virus corona baru karena tingkat infeksi virus corona Covid-19 kembali meningkat secara global. Apalagi varian Delta yang sangat menular, terutama di antara orang yang belum vaksinasi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian virus corona, varian Mu. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian virus corona, varian Mu. (Dok. Envato)

Pada umumnya, semua virus, termasuk virus corona Covid-19 pasti bermutasi dari waktu ke waktu. Sebagian besar besar mutasi memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada sifat virus.

Tapi, mutasi tertentu bisa memengaruhi sifat-sifat virus dan seberapa mudah virus itu menyebar, tingkat keparahan infeksi, ketahanannya terhadap vaksin Covid-19, obat-obatan dan tindakan pencegahan lainnya.

Sekarang ini, WHO sudah mengidentifikasi 4 varian virus corona Covid-19 yang menjadi perhatian, termasuk varian Alpha yang ada di 193 negara dan varian Delta di 170 negara.

Jadi, lima varian virus corona harus dipantau, termasuk varian Mu. Setelah terdeteksi di Kolombia, varian Mu telah dilaporkan di negara-negara Amerika Selatan lainnya dan di Eropa.

baca juga

WHO mengatakan prevalensi globalnya telah menurun hingga di bawah 0,1 persen di antara kasus-kasus berurutan. Di Kolombia, varian virus corona Mu mencapai 39 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Health | Rabu, 01 September 2021 | 14:07 WIB

Studi: Perlindungan Vaksin Covid-19 Lebih Rendah Pada 2 Varian Virus Corona

Studi: Perlindungan Vaksin Covid-19 Lebih Rendah Pada 2 Varian Virus Corona

Health | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:46 WIB

Bisakah Anda Terinfeksi 2 Varian Virus Corona Covid-19?

Bisakah Anda Terinfeksi 2 Varian Virus Corona Covid-19?

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Video | Kamis, 17 September 2026 | 22:05 WIB

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Hidup Lebih Lama Tak Cukup, Ini Cara Menjalani Hari agar Tetap Sehat dan Bermakna

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:49 WIB

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:48 WIB

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

Bogor | Kamis, 17 September 2026 | 21:35 WIB

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:34 WIB

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 21:31 WIB

DSI Harus Jadi  Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

DSI Harus Jadi Integrated Data Center dan Pengawas, Kesuksesan Diukur dari Perbaikan Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:28 WIB

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Layanan Purnajual di Balikpapan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:18 WIB

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:11 WIB

×