5 Penyakit Kulit yang Bisa Sebabkan Wajah Memerah Beserta Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 September 2021 | 16:42 WIB
5 Penyakit Kulit yang Bisa Sebabkan Wajah Memerah Beserta Cara Mengatasinya
Ilustrasi wajah memerah. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak penyebab kulit wajah memerah, di antaranya sengatan matahari, jerawat, dan hot flashes. Tapi selain itu, kulit kemerahan di wajah juga bisa terjadi karena penyakit tertentu.

Dikutip dari situs resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), berikut macam penyakit kulit yang menyebabkan wajah memerah dan cara mengatasinya.

1. Dermatitis Seboroik
Dermatitis seboroik adalah kondisi peradangan kulit yang menyebabkan ruam merah. Seringkali kemerahan muncul pada wajah. Ruam umumnya disertai kulit yang terlihat berminyak dan bersisik.

Cara mengatasinya: dermatitis seboroik biasanya membutuhkan perawatan dokter spesialis kulit. Karena pasien mungkin membutuhkan obat topikal yang dapat dioleskan ke kulit.

2. Rosacea
Kondisi kulit ini cenderung dimiliki oleh orang yang kulitnya sensitif dan dapat memerah dengan mudah. Dalam periode waktu tertentu, bila kondisi itu berlanjut, maka kemerahan akan muncul di wajah dan bertahan lebih lama atau bahkan tidak pernah pudar.

Beberapa kondisi yang bisa mencetuskan kemerahan pada kulit akibat rosacea misalnya makanan pedas, paparan sinar matahari, dan udara dingin, ataupun stress.

Cara mengatasinya: meskipun rosacea tidak dapat disembuhkan, treatment yang ditangani oleh dokter spesialis kulit dapat mengurangi kemerahan. Pada dasarnya ada beberapa jenis rosacea yang diagnosisnya harus ditegakkan oleh dokter spesialis kulit dan rencana perawatannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Iritasi kulit atau reaksi alergi
Kondisi gangguan kulit ini juga sering disebut dengan dermatitis kontak. Dermatitis kontak muncul ketika sesuatu yang menjadi alergen menyentuh kulit. Hal itu dapat menyebabkan kulit iritasi atau mengalami reaksi alergi.

Wajah termasuk area paling umum di mana dermatitis kontak sering muncul. Penyebab umum dermatitis kontak alergi termasuk wewangian, lateks, juga makanan.

Cara mengatasinya: ruam ini cenderung hilang dengan sendirinya ketika berhenti mengekspos kulit dengan sumber iritasi atau mengalami reaksi alergi. Jika tidak tahu apa yang menyebabkan kulit wajah menjadi kemerahan, segera konsultasi ke dokter spesialis kulit.

4. Reaksi terhadap pengobatan
Beberapa obat dapat menyebabkan reaksi kulit seperti terbakar matahari. Menggunakan obat, seperti krim kortikosteroid, lebih lama dari yang diarahkan juga dapat menyebabkan reaksi kulit kemerahan.

Cara mengatasinya: selalu pelajari informasi yang sering disertakan di setiap kemasan obat. Segera konsultasi pada dokter spesialis kulit bila kemerahan tak juga hilang.

5.Spider Veins atau Vena laba-laba
Spider Veins merupakan kondisi pembuluh darah di wajah yang terlihat sangat jelas seperti sarang laba-laba. Dapat disebabkan karena iritasi kandungan obat atau krim tertentu, pajanan sinar UV terus menerus, trauma, maupun faktor genetik. Selama bertahun-tahun, kerusakan itu menumpuk lalu pada beberapa orang spider veins dapat muncul di wajah.

Cara mengatasinya: spider veins dapat diatasi menggunakan perawatan laser. Prosedur medis, seperti perawatan laser ini paling baik dilakukan oleh dokter spesialis kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Begini Pesan Tompi soal Pemakaian Skincare Berlebihan

Waspada, Begini Pesan Tompi soal Pemakaian Skincare Berlebihan

Lifestyle | Minggu, 29 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Sering Muncul Kutil di Seluruh Tubuh, Apakah Gara-gara Penyakit Keturunan?

Sering Muncul Kutil di Seluruh Tubuh, Apakah Gara-gara Penyakit Keturunan?

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 18:21 WIB

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Kulit yang Menandakan Kondisi Kesehatan Terganggu!

Jangan Diabaikan, Ini 5 Masalah Kulit yang Menandakan Kondisi Kesehatan Terganggu!

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB