WHO Prediksi Jumlah Pengidap Demensia di Dunia akan Bertambah Hingga 139 Juta Jiwa

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 18:31 WIB
WHO Prediksi Jumlah Pengidap Demensia di Dunia akan Bertambah Hingga 139 Juta Jiwa
Ilustrasi Pria Mengidap Demensia (Pexels/Harun Tan)

Suara.com - Orang dengan demensia diperkirakan akan terus bertambah setiap tahun. Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia WHO mencatat lebih dari 55 juta orang hidup dengan demensia. 

Jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi 78 juta pada 2030 dan terus semakin banyak hingga mencapai 139 juta orang pada 2050.

Demensia atau kepikunan disebabkan oleh berbagai penyakit dan cedera yang memengaruhi otak, seperti penyakit alzheimer atau stroke. Kondisi itu memengaruhi memori dan fungsi kognitif lainnya, serta kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari. 

Sementara biaya untuk pengobatan demensia sendiri tidak murah. WHO mencatat, pada 2019, biaya global demensia diperkirakan mencapai US$1,3 triliun. Biaya itu diperkirakan akan meningkat menjadi US$1,7 triliun pada tahun 2030. Bahkan mencapai US$2,8 triliun jika dengan kenaikan biaya perawatan.

"Demensia merampas jutaan ingatan, kemandirian. Juga merampas orang-orang yang kita kenal dan cintai," kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, dikutip dari situs resmi WHO.

Tedros menekankan, diperlukan lebih banyak dukungan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Perawatan yang diperlukan untuk orang dengan demensia meliputi perawatan kesehatan primer, perawatan spesialis, layanan berbasis komunitas, rehabilitasi, perawatan jangka panjang, dan perawatan paliatif. 

Sementara sebagian besar negara (89 persen di antaranya) yang melaporkan ke Observatorium Demensia Global WHO mengatakan bahwa mereka menyediakan beberapa layanan berbasis komunitas untuk demensia. 

Namun, penyediaan lebih tinggi di negara-negara berpenghasilan tinggi daripada di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, kata WHO.

Obat untuk demensia, produk kebersihan, teknologi bantu dan penyesuaian rumah tangga, bagi pengidap demensia juga lebih mudah diakses di negara-negara berpenghasilan tinggi, dengan tingkat penggantian yang lebih besar, daripada di negara-negara berpenghasilan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: WHO Ingatkan Mutasi Baru, Hingga Pandemi di Indonesia Selesai Satu Tahun Lagi

Hits: WHO Ingatkan Mutasi Baru, Hingga Pandemi di Indonesia Selesai Satu Tahun Lagi

Health | Kamis, 02 September 2021 | 09:13 WIB

Alert! WHO Ingatkan Waspada Varian Baru Bernama 'MU': Kebal Terhadap Vaksin

Alert! WHO Ingatkan Waspada Varian Baru Bernama 'MU': Kebal Terhadap Vaksin

Health | Kamis, 02 September 2021 | 06:33 WIB

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen

News | Rabu, 01 September 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB