Penelitian: Kenaikan Berat Badan selama Pandemi Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Minggu, 05 September 2021 | 20:00 WIB
Penelitian: Kenaikan Berat Badan selama Pandemi Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Suara.com - Sudah banyak orang yang mengeluhkan tentang penambahan berat badan akibat berada di rumah terus menerus selama pandemi. Penambahan berat badan ini tak hanya menigkatkan angka obesitas namun juga diabetes tipe 2. 

Melansir dari India Express, lockdown telah meningkatkan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian dari Inggris yang diterbitkan pada The Lancet Diabetes & Endocrinology. 

Penelitian menganalisis orang berusia di bawah 40 tahun yang mendaftar di Program Pencegahan Diabetes Layanan Kesehatan Nasional (NHS). Mereka telah melihat perbedaan berat badan terbesar dan rata-rata mengalami kelebihan 8 pon (4kg). 

NHS memperkirakan bahwa kenaikan berat badan satu kg atau 2,2 pon, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes sekitar 8 persen.

"Pandemi telah mengubah setiap bagian dari kehidupan kita dan membebani pikiran dan tubuh, dengan ribuan orang membayar harga yang mahal, dan banyak yang mengalami kenaikan berat badan selama lockdown," kata Dr Jonathan Valabhji, direktur klinis nasional NHS untuk diabetes dan obesitas.

Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)
Ilustrasi timbangan. (Unsplash.com)

"Peningkatan berat badan juga berarti peningkatan risiko diabetes tipe 2 yang terkait dengan banyak jenis kanker yang umum, kebutaan, amputasi serta serangan jantung dan stroke," imbuhnya. 

Diabetes tipe 2 adalah kondisi kompleks dengan berbagai faktor risiko yang mencakup usia, riwayat keluarga, dan etnis. Hidup dengan obesitas adalah satu-satunya faktor risiko terbesar, dan menyumbang 80-85 persen dari risiko seseorang terkena kondisi tersebut,

"Studi ini menunjukkan bahwa selama pandemi, mungkin ada peningkatan berat badan orang-orang yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Ini mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan tingkat kondisi naik lebih tajam ke bawah," kata Dan Howarth, Kepala Perawatan di Diabetes UK.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Dikonsumsi dalam Jumlah Banyak, 4 Asupan Berikut Tak Bikin Gemuk

Meski Dikonsumsi dalam Jumlah Banyak, 4 Asupan Berikut Tak Bikin Gemuk

Health | Minggu, 05 September 2021 | 13:41 WIB

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Health | Minggu, 05 September 2021 | 10:27 WIB

6 Penyakit yang Disebabkan oleh Konsumsi Gula Berlebih, Awas Bahaya!

6 Penyakit yang Disebabkan oleh Konsumsi Gula Berlebih, Awas Bahaya!

Your Say | Minggu, 05 September 2021 | 09:00 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×