Istri Enggan Berhubungan Seks setelah Melahirkan? Ketahui Beberapa Faktornya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 06 September 2021 | 21:00 WIB
Istri Enggan Berhubungan Seks setelah Melahirkan? Ketahui Beberapa Faktornya
Hubungan Seks Setelah Melahirkan (Elements Envato)

Suara.com - Setelah sekitar 9 bulan aktivitas aktivitas seksual berkurang selama masa kehamilan, banyak pasangan suami Istri mungkin siap melakukan hubungan seks segera setelah melahirkan.

Tapi umumnya, pasangan suami Istri disarankan menghindari hubungan seks selama 4-6 minggu setelah melahirkan secara normal maupun operasi sesar. Ada juga yang harus menunggu persetujuan dokter untuk melakukan hubungan seks.

Jika seorang wanita telah menjalani persalinan sesar, robekan perineum, atau episiotomi, dokter mungkin akan menyarankannya menunggu 6 minggu untuk melakukan hubungan seks.

Karena, tubuh wanita memasuki fase penyembuhan ketika pendarahan berhenti, air mata sembuh, dan serviks menutupi setelah melahirkan. Melakukan hubungan seksual terlalu dini, terutama dalam 2 minggu pertama setelah melahirkan meningkatkan risiko perdarahan postpartum atau infeksi rahim.

Beberapa faktor menentukan apakah seseorang siap untuk melakukan hubungan seks setelah melahirkan seperti yang dilansir dari Medical News Today, termasuk:

Ilustrasi hubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi hubungan seks (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
  1. Tingkat nyeri
  2. Kelelahan
  3. Tekanan
  4. Dorongan seks
  5. Takut berhubungan seks atau hamil
  6. Vagina kering
  7. Depresi pascapersalinan

Beberapa pasangan juga mungkin akan mengalami momen hubungan seks yang kurang terasa hangat dibandingkan sebelum hamil dan melahirkan.

Hal ini bisa dipengaruhi oleh rendahnya kadar estrogen yang bersirkulasi selama periode postpasrtum, sehingga banyak wanita mengalami kekeringan vagina. Kondisi ini mungkin berlanjut hingga jangka waktu 4-6 minggu untuk ibu yang sedang menyusui.

Karena, menyusui bisa menurunkan gairah seks seorang wanita. Selain penurunan kadar hormon yang bersirkulasi, robekan perineum atau episiotomi dapat membuat seks menjadi menyakitkan selama beberapa bulan setelah melahirkan.

Adapun beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri seks atau dispareunia setelah kehamilan, termasuk:

baca juga
  1. Mengontrol kedalaman penetrasi dengan berbagai posisi seksual
  2. Meningkatkan pelumasan vagina
  3. Minum obat Pereda nyeri
  4. Mengosongkan kandung kemih
  5. Mandi air hangat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Berolahraga selama Kehamilan Tingkatkan Kesehatan Paru-Paru Anak

Studi: Berolahraga selama Kehamilan Tingkatkan Kesehatan Paru-Paru Anak

Health | Senin, 06 September 2021 | 13:06 WIB

Bukan Hanya Kondom, Ini 6 Jenis Kontrasepsi Untuk Cegah Kehamilan

Bukan Hanya Kondom, Ini 6 Jenis Kontrasepsi Untuk Cegah Kehamilan

Lifestyle | Senin, 06 September 2021 | 12:22 WIB

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Selama Masa Kehamilan Kucing Hingga Melahirkan

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Selama Masa Kehamilan Kucing Hingga Melahirkan

Lifestyle | Kamis, 02 September 2021 | 16:43 WIB

Terkini

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×