Menstruasi Bisa Membuat Kehilangan Banyak Darah, Ahli Rekomendasikan Makanan Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 08 September 2021 | 19:20 WIB
Menstruasi Bisa Membuat Kehilangan Banyak Darah, Ahli Rekomendasikan Makanan Berikut
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

Suara.com - Menstruasi tidak hanya menyebabkan perubahan suasana hati dan kram, tetapi utamanya menyebabkan kehilangan darah. Kehilangan darah ini pada akhirnya dapat menyebabkan kekurangan zat besi dan masalah kesehatan yang terkait lainnya. 

"Kekurangan zat besi dan anemia dapat memiliki berbagai penyebab tetapi kehilangan darah selama menstruasi jelas merupakan faktor utama. Jadi, pada hari-hari ketika seorang perempuan sedang menstruasi, dia harus makan makanan kaya zat besi dan juga memastikan bahwa dia mengonsumsi makanan yang membantu penyerapan zat besi," ujar Deepti Khatuja, Clinical Nutrition and Dietetics, Fortis Memorial Research Institute seperti yang dikutip dari Healthshots.

Dalam persoalan menstruasi, Deepti Khatuja menyarankan beberapa makanan berikut, antara lain:

1. Jaggery

Jaggery gula tradisional India adalah produk gula mentah yang kaya akan zat besi. Zat besi membantu sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh Anda, sehingga meningkatkan kekebalan. 

Jaggerry juga menawarkan mineral dan serat penting yang dapat dikonsumsi dengan teh, dan ditambahkan ke makanan sebagai pemanis.

2. Bayam

Mengonsumsi bayam akan memberi Anda zat besi dan vitamin C yang membantu menyerap zat besi. 

Bayam dapat digunakan untuk membuat sup dan hidangan gurih dan akan membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, dengan mengurangi peradangan, dan meningkatkan tingkat kekebalan.

Ilustrasi bayam (Pixabay/kaboompics)
Ilustrasi bayam (Pixabay/kaboompics)

3. Kala chana

Kala chana dapat ditemukan di sebagian besar dapur India dan memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Rempah ini juga merupakan sumber protein yang baik dan dapat meningkatkan tingkat energi pada wanita yang sedang menstruasi.

Ahli merekomendasikan menggunakan kala chana dalam sup dan sebagai hidangan saus.

Selain mengonsumsi makanan kaya zat besi, Khatuja juga menyarankan mengonsumsi makanan yang dapat membantu tubuh menyerap zat besi. Di sinilah makanan kaya vitamin C sangat penting. 

Sebagai catatan dia menyarankan untuk tidak mengonsumsi kopi atau teh, saat menstruasi. "Komponen teh dan kopi mungkin tidak membantu dalam hal penyerapan zat besi," Khatuja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM

Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM

Press Release | Rabu, 08 September 2021 | 15:11 WIB

Pengakuan Asnawi Mangkualam, Konsumsi Makanan Haram Saat Jalani Karantina di Korsel

Pengakuan Asnawi Mangkualam, Konsumsi Makanan Haram Saat Jalani Karantina di Korsel

Bola | Rabu, 08 September 2021 | 14:46 WIB

Sayed Sadaat: Eks Menteri Afghanistan yang Jadi Kurir Makanan di Jerman

Sayed Sadaat: Eks Menteri Afghanistan yang Jadi Kurir Makanan di Jerman

Video | Rabu, 08 September 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB