Suara.com - Kabar tentang varian Mu Covid-19 yang belum terdeteksi di Indonesia menjadi berita kesehatan menarik paling banyak dibaca hari ini, Kamis (9/9/2021).
Ada juga gejala dan penyebab kanker limfoma yang perlu diketahui serta saran dokter yang viral di TikTok.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini:
1. Ahli Epidemiologi: Varian Mu Belum Mengkhawatirkan, Varia Delta Lebih Berbahaya

Pakar menyebut varian Mu bukan varian yang perlu diwaspadai secara berlebihan. Apa alasannya?
Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan daripada varian Mu, varian Delta jauh lebih berbahaya.
2. Gejala dan Penyebab Kanker Limfoma yang Perlu Kamu Ketahui

Penyanyi sekaligus mantan personel Dewa 19, Ari Lasso mengungkapkan bahwa dirinya mengidap kanker kelenjar getah bening atau yang disebut kanker limfoma. Apa itu kanker limfoma? Bagaimana gejala dan penyebab kanker limfoma?
Berikut ini penjelasn lengkap tentang kanker limfoma. Termasuk gejala, penyebab dan risiko kanker limfoma.
3. Viral di TikTok, Dokter Ini Tidak Sarankan Tidur Telanjang

Baru-baru ini viral di TikTok larangan tidur telanjang yang disebut dokter ternyata merupakan kebiasaan tidak baik.
Padahal selama ini banyak yang berpendapat bahwa tidur telanjang punya banyak manfaat bagi kesehatan.
4. Hari Olahraga Nasional: Manfaat Olahraga dan Akibatnya Jika Dilakukan Berlebihan
![Warga berolahraga di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7). [Suara.com/Oke Atmaja]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/03/83918-olahraga.jpg)
Setiap 9 September selalu diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional. Sejak tahun lalu, perayaan hari olahraga masih berada di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Namun situasi tersebut tentu bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Salah satu hal yang perlu dipahami setiap kali berolahraga adalah memahami tujuannya.
5. Badan POM Rilis Standarisasi Pembuatan MPASI

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM melakukan pengawasan dan standarisasi proses pembuatan MPASI atau makanan pendamping ASI untuk bayi dan anak, yang dijajakan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Ini karena MPASI termasuk sebagai salah satu jenis pangan diet khusus (PDK) untuk kelompok bayi dan anak, yang terbukti memiliki peran penting dalam pemenuhan gizi bayi dan anak.