Video Pilu Pasien Covid-19 di Malaysia: Ditinggal Mati Teman Sekamar Satu per Satu

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 10 September 2021 | 14:18 WIB
Video Pilu Pasien Covid-19 di Malaysia: Ditinggal Mati Teman Sekamar Satu per Satu
Ilustrasi pasien covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa video yang difilmkan oleh seorang pasien infeksi Covid-19 menunjukkan momen di mana teman-teman bangsalnya mengucap selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya, satu per satu sebelum mereka meninggal dunia.

Video haru ini berhasil menghancurkan hati banyak orang di media sosial Facebook. Dalam video pertama, seperti dilansir Says, lelaki di belakang kamera menceritakan apa yang dilihatnya. 

Ia mengatakan bahwa seorang staf medis saat itu tengah membantu seorang 'paman' untuk mengucapkan selamat tinggal kepada anggota keluarganya melalui panggilan video.

"Rumah sakit membuat panggilan video untuk membiarkan anggota keluarga (pasien) melihatnya untuk terakhir kalinya (padanya)," kata lelaki itu dalam bahasa Hokkien.

"Paman mengucapkan 'bye bye, bye bye' kepada keluarganya. Menonton ini membuat hatiku hancur," pungkasnya.

Dalam video kedua, dia mengatakan pasien lain mengalami hal yang sama.  Menurutnya pasien tersebut sudah merasa dekat dengan ajal.

Video tersebut menunjukkan seorang staf medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap mengangkat telepon untuk memungkinkan pasien mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada keluarga mereka melalui panggilan video.

Pasa video ketiga, lelaki itu memfilmkan dua peti mati logam didorong ke depan tempat tidurnya

"Dua peti mati telah terisi. Mereka didorong ke depan tempat tidurku," lelaki itu mengucapkan kalimat yang sama dua kali dengan nada terkejut dan sedih.

Berdasarkan keterangan video, China Press melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi di Rumah Sakit Umum Penang.

Lelaki di belakang kamera juga memperingatkan anggota masyarakat untuk tidak meremehkan COVID-19, menurut Oriental Daily.

Kompilasi video yang dibagikan oleh Oriental Daily telah menjadi viral dengan lebih dari 800 kali dibagikan dan 1.000 tanda suka.

Banyak warganet yang mengungkapkan kesedihannya setelah menonton video-video tersebut.

"Ini sangat serius. Saya berharap semua orang bisa selamat dari pandemi ini dengan aman," kata seorang pengguna Facebook.

"Virus corona itu kejam. Telah merenggut begitu banyak nyawa. (Ini) mengerikan," komentar yang lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien COVID-19 di Lampung Diminta Jalani Isolasi di Tempat Isolasi Terpusat

Pasien COVID-19 di Lampung Diminta Jalani Isolasi di Tempat Isolasi Terpusat

Lampung | Jum'at, 10 September 2021 | 13:08 WIB

Mukbang Sambal Petai di Lokasi Tak Terduga, Fakta Ini Bikin Terkejut

Mukbang Sambal Petai di Lokasi Tak Terduga, Fakta Ini Bikin Terkejut

Batam | Jum'at, 10 September 2021 | 12:16 WIB

Tembus Trending Topic, 6 Fakta Debut Solo Lisa BLACKPINK Bertajuk Lalisa

Tembus Trending Topic, 6 Fakta Debut Solo Lisa BLACKPINK Bertajuk Lalisa

Your Say | Jum'at, 10 September 2021 | 11:32 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB