Dokter Ungkap Peluang Kesembuhan Pasien Kanker Limfoma Malignum

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 12 September 2021 | 14:37 WIB
Dokter Ungkap Peluang Kesembuhan Pasien Kanker Limfoma Malignum
Ilustrasi kanker Limfoma. (shutterstock)

Suara.com - Penyakit limfoma malignum merupakan salah satu jenis kanker yang bisa terjadi pada siapa saja. Kanker limfoma malignum terjadi akibat adanya kelainan sel darah putih yang disebut limfosit, yang menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh. 

Meski cara pengobatannya sudah ditemukan, namun setiap pasien limfoma malignum punya kemungkinan sembuh berbeda, tergantung dari jenis kanker limfoma yang dialaminya.

"Kebanyakan pasien dengan limfoma malignum, pengobatan yang tepat cukup tinggi kemungkinan untuk sembuh. Walaupun setelah pengobatan kita tetap anjurkan waspada karena masih ada kemungkinan bisa kambuh."

"Tapi juga tetap bisa dilakukan pengobatan lanjutan," kata staf medik hematologi onkologi medik Rumah Sakit Kanker Dharmais dr. Ronald A Hukom, Sp.PD., dikutip dari siaran webinar CISC, Minggu (12/9/2021).

Menurut dokter Ronald, pada sebagian orang, kanker limfoma tidak bisa dihilangkan. Sehingga mereka harus menjalani hidup dengan penyakit tersebut dan rutin lakukan pengobatan agar kanker tidak tumbuh dan membahayakan organ tubuh lain.

"Dengan pengobatan rutin, dengan berbagai kombinasi dan kemoterapi berubah, mungkin dengan radiasi atau terapi lain, untuk tetap menjaga limfoma tidak tumbuh dengan cepat atau mengganggu organ penting," ujarnya.

Limfoma malignum memang suatu penyakit dengan gambaran sel atau patologinya yang sangat beragam  lanjutnya. Penyakiy kanker itu bisa dibedakan menjadi dua jenis yakni, indolent dan agresif. 

Limfoma malignum imdolent umumnya terjadi bagaimana sel kanker tumbuh dengan lambat sehingga kebanyakan tidak bergejala.

"Jadi ditemukannya juga biasanya tanpa sengaja jika lakikan pemeriksaan," kata dokter Ronald. 

Sedangkan limfoma malignum agresif bersifat sebaliknya. Sel kanker bisa tumbuh cepat sehingga gejala juga bisa saja muncul tiba-tiba, seperti demam, berat badan turun drastis tanpa sebab, maupun tanda lainnya tergantung tempat pertimbuhan sel kanker. 

"Kemudian pengobatannya, yang indolent tidak selalu harus dapat pengobatan. Kadang perlu diobservasi apakah pertumbuhannya itu memerlukan pengobatan atau hanya obat minum," ucap dokter Ronald.

Sedangkan yang limfoma agresif, harus segera dijalankan pengobatan begitu pasien telah terdiagnosis. Dari faktor kekambuhan, menurut dokter Ronald, jenis indolent yang lebih sering kambuh. 

Sementara jenis agresif, hasilnya dengan pengobatan umumnya baik dan bisa langsung dikatakan sembuh dalam menjalani satu seri kombinasi kemoterapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kanker Limfoma dan Cara Mencegah Kanker Limfoma

Penyebab Kanker Limfoma dan Cara Mencegah Kanker Limfoma

Bekaci | Sabtu, 11 September 2021 | 15:20 WIB

Gejala dan Penyebab Kanker Limfoma yang Perlu Kamu Ketahui

Gejala dan Penyebab Kanker Limfoma yang Perlu Kamu Ketahui

Health | Kamis, 09 September 2021 | 18:57 WIB

Dokter: Terlambat Periksa Hambat Penanganan dan Pengobatan Kanker Anak

Dokter: Terlambat Periksa Hambat Penanganan dan Pengobatan Kanker Anak

Health | Kamis, 09 September 2021 | 09:22 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB