Tak Semua Sayuran Baik untuk Pasien Diabetes, Pilih 5 Sayuran Ini!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 12 September 2021 | 17:41 WIB
Tak Semua Sayuran Baik untuk Pasien Diabetes, Pilih 5 Sayuran Ini!
Ilustrasi sayuran (Unplash/Anna Kaminova)

Suara.com - Diabetes tipe 2 salah satu masalah kesehatan yang bisa memicu komplikasi serius bila diabaikan. Karena itu, orang yang menderita diabetes tipe 2 harus mengontrol kadar gula darahnya dengan mengonsumsi makanan sehat, termasuk perbanyak makan sayuran. Lalu jenis sayuran  yang aman untuk pasien diabetes terdiri dari apa sajakah? 

Banyak penderita diabetes tipe 2 mungkin belum tahu kalau beberapa jenis sayuran bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah tinggi.

Karena itu, penderita diabetes harus memperhatikan peringkat GI dalam sayuran. GI adalah kependekan dari Glycemic Index, yang merupakan sistem penilaian makanan berdasarkan kandungan karbohidratnya.

Misalnya, kentang yang merupakan sayuran bertepung dengan GI tinggi dan memiliki kandungan karbohidrat tinggi.

Karbohidrat merupakan kelompok makanan yang perlu diwaspadai oleh penderita diabetes. Karena, makanan ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar gula darah.

Ilustrasi sayuran (Pexels/Daria Shevtsova)
Ilustrasi sayuran (Pexels/Daria Shevtsova)

Sebab, karbohidrat dipecah dengan cepat menjadi glukosa dan diserap ke dalam aliran darah yang bisa menyebabkan gula darah tinggi bagi penderita diabetes, terutama jika penderita makan banyak karbohidrat sekaligus.

GI sangat berguna bagi penderita diabetes, karena menunjukkan seberapa cepat makanan itu mempengaruhi gula darah Anda. GI menilai makanan dari 0 hingga 100 dengan glukosa murni, yang memiliki GI 100 biasanya sebagai referensi.

Makan dengan GI tinggi akan lebih cepat dipecah menjadi gula atau glukosa yang bisa menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Makanan ini termasuk minuman manis, roti putih dan kentang yang memiliki kadar GI sekitar 78.

Sedangkan dilansir dari Express, makanan dengan kadar GI rendah akan dipecah dan diserap lebih lambat, sehingga membantu menjaga kadar gula darah terkontrol dengan baik. Makanan GI rendah termasuk buah, sayuran, kacang-kacangfan dan biji-bijian.

Adapun beberapa sayuran yang bisa membantu menjaga kadar gula darah tinggi, antara lain:

1. Brokoli

Brokoli adalah sayuran berdaun hijau yang memiliki kadar GI hanya 10. Sayuran ini cukup tinggi serat, serta penuh dengan vitamin A, C dan K.

2. Tomat

Sekitar 140 gram tomat hanya memiliki kadar GI 15, sehingga sayuran ini sangat baik untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

3. Kacang polong

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Diabetesi Konsumsi Minuman Serat Instan?

Bolehkah Diabetesi Konsumsi Minuman Serat Instan?

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 10:15 WIB

Manfaat Jus Wortel Untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Imun

Manfaat Jus Wortel Untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Imun

Bogor | Jum'at, 10 September 2021 | 16:12 WIB

Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Health | Kamis, 09 September 2021 | 21:45 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB