Waspadai Virus West Nile dari Gigitan Nyamuk, Begini Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 12:34 WIB
Waspadai Virus West Nile dari Gigitan Nyamuk, Begini Gejalanya!
Ilustrasi Nyamuk, virus West Nile. (Pexels)

Suara.com - Setidaknya 8 departemen kesehatan di negara bagian AS telah memperingatkan penduduknya tentang risiko virus West Nile di tengah puncak kasus virus corona Covid-19.

Pejabat kesehatan negara bagian dari Connecticut, Idaho, Massachusetts, Utah, North Dakota, Louisiana, Delaware, dan New Hampshire telah merilis panduan pencegahan virus West Nile.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), virus West Nile merupakan penyebab utama penyakit yang ditularkan nyamuk di AS.

Virus West Nile ini sering menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Infeksi virus ini biasanya terjadi selama musim panas hingga musim gugur.

Sayangnya, sekarang ini belum ada obat atau vaksin untuk melawan virus West Nile. Para pejabat kesehatan mengatakan cara terbaik untuk menghindari infeksi virus West Nile adalah mencegah gigitan nyamuk.

Ilustrasi Nyamuk, virus West Nile (pixabay)
Ilustrasi Nyamuk, virus West Nile (pixabay)

Philip Armstrong, ahli entomologi medis di Stasiun Percobaan Pertanian Connecticut, melaporkan adanya lonjakan nyamuk yang terinfeksi di akhir musim. Ia mencatat bahwa risiko seseorang tertular virus West Nile akan berlanjut hingga Oktober 2021 ketika aktivitas nyamuk berakhir.

Sebelumnya, pejabat kesehatan negara bagian AS telah melaporkan tiga penduduknya yang berusia 50-59 tahun dari Hartford, terinfeksi virus West Nile dan sudah pulih setelah mengalami ensefalitis.

Sementara itu, Idaho menemukan 6 kasus infeksi virus West Nile pada manusia menyebabkan penyakit neurologis parah, termasuk satu kematian.

"Saat ini, waktu dan musim yang tepat bagi nyamuk untuk menularkan virusnya," kata Dr. Leslie Tengelsen, dokter hewan kesehatan masyarakat negara bagian Idaho di Divisi Kesehatan Masyarakat, Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan dikutip dari Fox News.

Gejala infeksi virus West Nile sendiri berupa demam, sakit kepala, nyeri tubuh, mual, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam kulit. Virus West Nile juga bisa menyebabkan penyakit parah, terutama pada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas.

Adapun langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari virus West Nile, termasuk membersihkan talang atap, menjaga sirkulasi udara, memperbaiki tirai yang rusak di pintu dan jendela, dan memakai penolak serangga yang mengandung DEET.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Cara Alami Mengusir Nyamuk, Langsung Pergi Seketika

6 Cara Alami Mengusir Nyamuk, Langsung Pergi Seketika

Your Say | Rabu, 08 September 2021 | 10:24 WIB

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Tekno | Senin, 06 September 2021 | 07:45 WIB

5 Fakta Menarik Tentang Nyamuk, Ternyata Umurnya Pendek

5 Fakta Menarik Tentang Nyamuk, Ternyata Umurnya Pendek

Your Say | Minggu, 05 September 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB