Sulit Konsentrasi Kerja di Kantor? Ventilasi Buruk Bisa Jadi Penyebabnya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 08:00 WIB
Sulit Konsentrasi Kerja di Kantor? Ventilasi Buruk Bisa Jadi Penyebabnya
Ilustrasi bekerja/karier/kerja/karyawan. (Pexels/Energepic)

Suara.com - Kondisi kantor memang bisa berpengaruh pada kinerja seseorang. Dalam hal ini sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa tingkat ventilasi yang buruk mungkin berefek pada konsentrasi para pekerja. 

Melansir dari US News, studi baru menemukan peningkatan konsentrasi partikel halus yang disebut PM2.5 dan tingkat ventilasi yang lebih rendah dikaitkan dengan waktu respons yang lebih lambat. Kondisi ini juga meningkatkan masalah akurasi kerja yang berkurang.

PM2.5 sendiri merupakan polutan yang kebanyakan berasal dari mesin kendaraan dan konstruksi. 

"PM2.5 adalah polutan yang sangat jahat. Ini dapat menyebabkan 9 juta kematian secara global," kata penulis utama Jose Guillermo Cedeno Laurent, seorang peneliti di departemen kesehatan lingkungan di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Cedeno Laurent mengatakan konsentrasi PM2.5 sudah dikaitkan dengan penurunan neurodegeneratif seperti pada penyakit Alzheimer, demensia dan penyakit Parkinson.

Namun sebagian besar studi berfokus pada orang dewasa yang lebih tua dan pada paparan yang dapat dianggap kronis atau jangka panjang.

"Dalam kasus ini, apa yang kami temukan adalah efek yang hadir pada populasi yang jauh lebih muda," kata Cedeno Laurent. 

"Usia rata-rata peserta penelitian adalah 33 tahun, di usia prima mereka untuk produktivitas. Tapi setiap kali konsentrasi harian atau konsentrasi langsung naik, fungsi kognitif turun," imbuhnya.

Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Christin Hume).
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Christin Hume).

Studi yang dipublikasikan pada Environmental Research Letters ini melibatkan lebih dari 300 pekerja kantor antara usia 18 hingga 65 di kota-kota di China, India, Meksiko, Thailand, Inggris dan Amerika Serikat.

Setiap pekerja memiliki tempat kerja permanen di kantor dan bekerja setidaknya tiga hari seminggu.

Penelitian ini menggunakan konsentrasi karbon dioksida (CO2) sebagai proksi untuk ventilasi.

Peneliti memasang sensor lingkungan di setiap stasiun kerja untuk memantau konsentrasi PM2.5, CO2, suhu dan kelembaban relatif. Peserta juga memiliki aplikasi yang dirancang khusus di ponsel mereka.

Ketika tingkat PM2.5 dan CO2 naik, respons pada tes warna lebih lambat dan kurang akurat. Peningkatan CO2 juga dikaitkan dengan respons yang lebih lambat terhadap pertanyaan matematika.

Peserta menjawab lebih sedikit pertanyaan dengan benar ketika tingkat PM2.5 dan CO2 meningkat.

Studi ini menemukan gangguan kognitif atau mental, fungsi pada konsentrasi yang umum di lingkungan dalam ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Alam Bebas Adalah Guru Terbesar Bagi Anak Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Ahli: Alam Bebas Adalah Guru Terbesar Bagi Anak Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Kaltim | Rabu, 01 September 2021 | 08:55 WIB

Bermain di Alam Terbukti Bermanfaat Bagi Kemampuan Kognitif Anak

Bermain di Alam Terbukti Bermanfaat Bagi Kemampuan Kognitif Anak

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 23:02 WIB

Ketahanan Kognitif Meningkat Jika Punya Tipe Teman Ini

Ketahanan Kognitif Meningkat Jika Punya Tipe Teman Ini

Sumsel | Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB