Banjir Dopamin pada Anak Akibat Penggunaan Gadget yang Berlebihan, Apa Dampaknya?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 16 September 2021 | 17:31 WIB
Banjir Dopamin pada Anak Akibat Penggunaan Gadget yang Berlebihan, Apa Dampaknya?
Anak bermain gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Meski tidak dikategorikan sebagai mainan anak-anak, faktanya gadget kini menjadi sahabat bagi banyak anak, termasuk anak di bawah umur. Di satu sisi, jika digunakan secara tepat, penggunaan gadget bisa memberi dampak positif bagi anak, terutama dalam hal pembelajaran dan hiburan.

Tapi, tak sedikit pula anak yang menggunakan gadget secara berlebihan, sehingga dampak yang ditimbulkannya menjadi cenderung negatif.

Dikatakan oleh Founder SEJIWA Diena Haryana dalam acara Digital Parenting 101, Kamis (16/9/2021), penggunaan gadget yang berlebihan pada anak, terutama anak di bawah umur, dapat membahayakan kesehatan mental anak.

“Ini yang jadi masalah, di mana keluarga membiarkan anak bermain gadget supaya mereka bebas merdeka. Jadi nggak ada contoh yang baik buat anak,” ungkapnya.

Penggunaan gadget pada anak bisa menyebabkan produksi dopamin yang berlebihan. Efeknya, anak merasa senang dan ketagihan bermain gadget.

“Ini dampak adiksi gadget. Entah karena games, pornografi, atau konten di media sosial yang bermunculan,” lanjut Diena.

“Begitu distimulasi dan dirangsang terus, maka terjadinya banjir dopamin. Dan ini bisa merusak otak di lima bagian. Bayangkan, itu bisa membuat kita bodoh. Jadi ini tidak main-main, bahkan bisa terjadinya kerusakan permanen,” ungkap Diena.

Tak hanya itu, penggunaan gadget berlebihan juga bisa membuat anak mudah emosi, terutama ketika orangtua mencoba membatasi penggunaan gadget. Anak akan melawan, sehingga pengaruh ini bisa mengubah karakter anak Anda.

“Nggak hanya fisik, tapi emosi juga. Bahkan ada kasus anak yang mau coba mencekik ibunya, dan mengancam mau membakar rumahnya gara-gara ayahnya terlalu membiarkan anak tenggelam bermain gadget,” ucapnya.

baca juga

Akibat penggunaan gadget yang berlebihan, anak bisa kehilangan karakternya sendiri. Tentunya, dampak ini bisa membuat anak kehilangan rasa hormat pada orang lain, serta kurangnya tanggung jawab.

“Jadi anak nggak ada empati, nggak ada respek sama orang lain. Kalau sudah begitu, etika sama moralnya sudah rusak,” pungkas Diena.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos Apa Fakta, Gadget Sebabkan Anak Hiperaktif?

Mitos Apa Fakta, Gadget Sebabkan Anak Hiperaktif?

Jatim | Jum'at, 03 September 2021 | 08:50 WIB

Jangan Khawatir, Begini Tips Mudah Mendidik Anak Agar Tidak Kecanduan Gadget

Jangan Khawatir, Begini Tips Mudah Mendidik Anak Agar Tidak Kecanduan Gadget

Your Say | Kamis, 02 September 2021 | 13:27 WIB

Penggunaan Gadget Pada Anak Naik Dua Kali Lipat Sejak Pandemi

Penggunaan Gadget Pada Anak Naik Dua Kali Lipat Sejak Pandemi

Kaltim | Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:19 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×