Benarkah Makan Buah dan Sayuran Turunkan Risiko Infeksi Virus Corona?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 September 2021 | 17:50 WIB
Benarkah Makan Buah dan Sayuran Turunkan Risiko Infeksi Virus Corona?
Buah dan sayuran (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan orang yang banyak makan buah dan sayuran memiliki risiko terinfeksi virus corona Covid-19 lebih rendah daripada mereka yang menjalani pola makan tidak sehat.

Berdasarkan data lebih dari 590 ribu orang dewasa yang disurvei, para peneliti menemukan bahwa orang yang menjalani pola makan nabati memiliki risiko 9 persen lebih rendah terinfeksi virus corona Covid-19, dibandingkan mereka yang tidak.

Menurut studi yang diterbitkan online di jurnal Gut, risiko mereka yang lebih banyak makan sayuran dan buah terhadap infeksi virus corona Covid-19 parah 41 persen lebih rendah dibandingkan lainnya.

Para ahli lantas menekankan bahwa makan sehat bukanlah satu-satunya cara untuk memperkuat sistem kekebalan yang akan menangkal virus corona Covid-19.

"Pola makan ini tidak mengubah apapun. Jadi, Anda tetap harus vaksinasi," kata Dr. Aaron Glatt, spesialis penyakit menular dan juru bicara Infectious Diseases Society of America dikutip dari Medicine Net.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Jordi Merino, peneliti utama dalam penelitian ini, setuju bahwa seseorang tidak bisa melakukan diet sehat untuk menggantikan vaksinasi atau tindakan pencegahan lain, seperti memakai masker.

Temuan ini justru menunjukkan bahwa kualitas diet yang buruk mungkin menjadi salah satu kontributor sosial dan ekonomi terhadap risiko virus corona Covid-19.

Menurut Merino, seorang peneliti di Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston, membuat makanan sehat yang lebih mudah dikonsumsi orang dengan penghasilan rendah termasuk salah satu cara untuk membantu meringankan beban pandemi virus corona Covid-19.

Temuan ini didasarkan pada lebih dari 592 ribu orang dewasa AS dan Inggris yang menjadi bagian dari survei smartphone. Mereka melaporkan gejala virus corona Covid-19 dan menjalani tes untuk memastikan hasilnya positif terinfeksi atau tidak.

Mereka juga diminta mengisi kuesioner diet yang menanyakan tentang asupan berbagai makanan selama seminggu. Tim Merino membagi peserta menjadi empat kelompok berdasarkan asupan makanan nabati, seperti buah dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan minyak nabati.

Selama masa studi, ada 31.815 kasus virus corona Covid-19 terdokumentasi. Para peneliti pun menemukan rata-rata seperempat peserta dengan pola makan nabati lebih kecil risikonya mengembangkan virus corona Covid-19 dibandingkan dengan peserta yang tidak konsumsi buah dan sayuran.

Jika mereka terinfeksi virus corona Covid-19, risiko mereka menderita parah hingga membutuhkan rawat inap dan oksigen 41 persen lebih rendah. Menurut Merino, orang dengan pola makan sehat juga mungkin memiliki kondisi kesehatan yang berbeda dibandingkan lainnya.

Karena itu, timnya juga menilai faktor-faktor lain, seperti usia, ras, kebiasaan olahraga, merokok, berat badan dan lingkungan tinggal seseorang. Misalnya obesitas, yang merupakan faktor risiko infeksi virus corona Covid-19 parah. Tapi, diet sehat itu sendiri juga turut memberikan efek perlindungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini

Ahli Ingatkan Risiko Twindemic yang Lebih Parah Tahun Ini

Health | Kamis, 16 September 2021 | 14:00 WIB

Ahli: Tingkat Autoantibodi Bisa Picu Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Ahli: Tingkat Autoantibodi Bisa Picu Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 16 September 2021 | 08:18 WIB

Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19

Peneliti: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Kerusakan Paru Akibat Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 15 September 2021 | 18:57 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB