Penelitian: Ibu Hamil Perlu Dukungan Lebih Selama Pandemi Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Jum'at, 17 September 2021 | 10:32 WIB
Penelitian: Ibu Hamil Perlu Dukungan Lebih Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi ibu hamil sedang bersedih. (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi, ibu hamil mengalami tekanan yang jauh lebih berat. Dalam hal ini, penelitian menegaskan perlunya meningkatkan dukungan pada ibu hamil selama pandemi. 

Melansir dari Healthshots, para peneliti yang dipimpin oleh dokter di Unity Health Toronto, mensurvei hampir 1.500 peserta hamil secara online. Hampir 69 persen responden melaporkan tingkat kesulitan sedang hingga tinggi dan 20 persen memiliki gejala depresi.

"Tingkat kesulitan yang tinggi menyoroti pentingnya mempertimbangkan kesehatan mental secara terpusat dalam mendukung populasi hamil," kata Dokter Tali Bogler, penulis utama studi dan dokter keluarga dan ketua kebidanan kedokteran keluarga di Rumah Sakit St. Michael Unity Health Toronto.

"Temuan ini juga menyoroti dampak keseluruhan pandemi terhadap keluarga secara umum dan dampak hilirnya," tambah Dr Bogler.

Keterbatasan penelitian ini adalah tidak memiliki data yang sebanding tentang tingkat kesusahan di antara orang hamil sebelum pandemi. Namun, survei berbasis populasi yang dilakukan di Jepang sebelum pandemi menemukan 28 hingga 32 persen orang hamil melaporkan kesusahan.

Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Para peneliti juga berusaha mempelajari lebih lanjut tentang apa yang menjadi sumber kekhawatiran umum bagi calon orang tua selama pandemi. Peserta diberikan daftar 27 masalah dan diminta untuk menunjukkan tingkat kepedulian mereka untuk setiap masalah.

Lima kekhawatiran utama selama kehamilan meliputi kebijakan rumah sakit mengenai orang-orang yang mendukung dalam persalinan, tidak bisa memperkenalkan bayinya kepada orang yang dicintai, sakit karena Covid-19 saat hamil, tidak dapat mengandalkan keluarga atau teman setelah melahirkan untuk mendapatkan dukungan, dan informasi medis yang saling bertentangan tentang Covid-19 pada kehamilan dan bayi baru lahir, terutama di awal pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COVID-19 Batam Membaik, Tak Ada Pasien Baru Meninggal

COVID-19 Batam Membaik, Tak Ada Pasien Baru Meninggal

Batam | Jum'at, 17 September 2021 | 08:36 WIB

Amerika Serikat Klaim Manfaat Vaksin Dosis Ketiga: Bisa Cegah COVID-19 Gejala Ringan

Amerika Serikat Klaim Manfaat Vaksin Dosis Ketiga: Bisa Cegah COVID-19 Gejala Ringan

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 08:50 WIB

Sakit Kepala saat WFH Bisa Terjadi Akibat Dehidrasi, Berapa Banyak Air yang harus Diminum?

Sakit Kepala saat WFH Bisa Terjadi Akibat Dehidrasi, Berapa Banyak Air yang harus Diminum?

News | Jum'at, 17 September 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×