Penelitian: Paparan Polusi sejak Kecil Tingkatkan Risiko Menyakiti Diri Sendiri

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 17 September 2021 | 11:39 WIB
Penelitian: Paparan Polusi sejak Kecil Tingkatkan Risiko Menyakiti Diri Sendiri
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terhadap lebih dari 1,4 juta orang Denmark telah mengungkapkan hubungan antara tingkat paparan polusi dan keinginan melukai diri sendiri. Penelitian ini dilakukan oleh akademisi di The University of Manchester dan Aarhus University di Denmark dan hasilnya telah diterbitkan.

Melansir dari Medical Xpress, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Preventive Medicine ini menyelidiki paparan residensial jangka panjang terhadap materi partikulat (PM2.5) dengan diameter aerodinamis kurang dari 2,5µm dan nitrogen dioksida (NO2) selama masa kanak-kanak. Paparan ini kemudian dikaitkan dengan risiko melukai diri sendiri di kemudian hari.

Tim dapat melacak tempat tinggal setiap orang dari kelahiran mereka hingga ulang tahun kesepuluh, serta lamanya waktu mereka tinggal di setiap alamat. Mereka menilai risiko melukai diri sendiri dari ulang tahun kesepuluh hingga usia maksimum 37 tahun.

Polusi udara luar ruangan terdiri dari campuran kompleks gas, partikel, dan senyawa anorganik dan organik. PM2.5 dan NO2 adalah salah satu polutan dengan dampak merugikan yang paling kuat terhadap kesehatan fisik.

Polutan ini berasal dari gas yang dipancarkan dari berbagai sumber termasuk knalpot mobil, pembangkit listrik, pengiriman dan pemanas rumah tangga.

"Ini adalah studi longitudinal berbasis populasi pertama yang mengungkapkan bahwa paparan jangka panjang terhadap dua polutan umum PM2.5 dan NO2 selama masa kanak-kanak, dikaitkan dengan meningkatkan risiko melukai diri sendiri," kata penulis utama Dr. Pearl Mok, Research Fellow di The University of Manchester. 

"Temuan kami menambah basis bukti yang berkembang yang menunjukkan bahwa tingkat paparan polusi udara yang lebih tinggi terkait dengan hasil kesehatan mental yang buruk," imbuhnya. 

Ilustrasi polusi udara. (Elements Envato)
Ilustrasi polusi udara. (Elements Envato)

Untuk setiap peningkatan 5 g/m3 dalam paparan PM2.5 rata-rata per hari selama masa kanak-kanak, mereka menemukan risiko melukai diri sendiri meningkat sebesar 42 persen.

Demikian pula, paparan 25 g/m3 ke atas NO2 rata-rata per hari sejak lahir hingga ulang tahun ke-10 dikaitkan dengan risiko 50 persen lebih tinggi untuk melukai diri sendiri.

"Anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan tingkat polusi udara yang lebih tinggi telah dilaporkan memiliki peningkatan risiko mengembangkan berbagai gangguan kejiwaan termasuk skizofrenia, depresi, dan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD)," ujar  Profesor Roger Webb dari The University of Manchester yang merupakan salah satu penulis studi tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulit Menolak Permintaan Tolong? Berikut 5 Ciri People Pleaser Menurut Ahli

Sulit Menolak Permintaan Tolong? Berikut 5 Ciri People Pleaser Menurut Ahli

Your Say | Jum'at, 17 September 2021 | 09:10 WIB

Divonis Hakim Bersalah, Anies Apresiasi Warga Gugat Soal Polusi Udara

Divonis Hakim Bersalah, Anies Apresiasi Warga Gugat Soal Polusi Udara

Jakarta | Kamis, 16 September 2021 | 22:39 WIB

Jokowi Divonis Melawan Hukum Soal Polusi Udara, Pemerintah: Kami Tunggu Tinjauan KLHK

Jokowi Divonis Melawan Hukum Soal Polusi Udara, Pemerintah: Kami Tunggu Tinjauan KLHK

News | Kamis, 16 September 2021 | 22:09 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB