Meski Kerap Terjadi, Sakit Perut di Malam Hari Bisa Disebabkan oleh Penyakit Serius, lho!

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 17 September 2021 | 20:15 WIB
Meski Kerap Terjadi, Sakit Perut di Malam Hari Bisa Disebabkan oleh Penyakit Serius, lho!
Sakit perut di malam hari (Shutterstock)

Suara.com - Sakit perut di malam hari merupakan masalah yang sangat umum dan dapat terjadi karena berbagai alasan. Misalnya, karena masalah pencernaan dan akan membaik dengan perubahan gaya hidup atau pengobatan.

Tetapi, bisa juga menjadi tanda dari kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti kanker atau penyakit jantung. Kasus ini biasanya disertai gejala tambahan yang lebih parah.

Berdasarkan Medical News Today, berikut beberapa penyebab umum sakit perut di malam hari:

1. Refluks asam

Ketika asam lambung naik, tubuh akan merasakan sensasi terbakar. Refluks asam juga sering menyebabkan mual, muntah, kembung, gas, sakit tenggorokan, serta batuk.

Faktor yang meningkatkan refluks asam:

  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Makan berlebihan, terlebih menjelang waktu tidur
  • Berbaring segera setelah makan
  • Kelebihan berat badan
  • Konsumsi makanan tinggi lemak, pedas, dan digoreng, bersamaan dengan cokelat atau kopi

2. Masalah usus dan tenggorokan

Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) bisa menjadi penyebabnya. GERD dapat menyebabkan mual, mulas, dan gangguan pencernaan. Gejala akan meningkat ketika berbaring.

Lainnya adalah gastritis, terjadi ketika dinding perut (lambung) teriritasi dan meradang. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit atau sensasi terbakar, mual, muntah, serta gas.

baca juga

Apabila tidak disembuhkan, akan menyebabkan pendarahan, maag, hingga kanker.

Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

3. Batu empedu

Sekresi di kantung empedu dapat menumpuk dan membentuk gumpalan mengeras yang disebut batu empedu.

Ukurannya bisa berkisar sekecil pasir hingga sebesar bola pingpong.

Nyeri dapat terjadi ketika batu empedu menyebabkan penyumbatan pada sistem saluran kandung empedu, hati, atau pankreas.

Makanan berlemak sering memperburuk gejala batu empedu.

4. Sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS)

Beberapa orang dengan IBS akan mengalami sakit perut di malam hari. Gejala umumnya adalah keluarnya gas dan kembung, terutama setelah makan.

Makan malam dalam jumlah besar dapat memperburuk sakit [erut di malam hari pada penderita IBS.

Sekitar 10 hingga 15 persen penderita IBS adalah orang di bawah usia 50 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Monika Syock, Awalnya Sakit Perut, Tapi Tangan dan Kaki Diamputasi Demi Sembuh

Monika Syock, Awalnya Sakit Perut, Tapi Tangan dan Kaki Diamputasi Demi Sembuh

Bogor | Kamis, 16 September 2021 | 06:38 WIB

Dipikir Sakit Perut, Wanita Ini Kaget karena Kaki dan Tangannya Harus Diamputasi

Dipikir Sakit Perut, Wanita Ini Kaget karena Kaki dan Tangannya Harus Diamputasi

News | Selasa, 14 September 2021 | 13:55 WIB

Selalu Mendapatkan Gangguan Makhluk Halus saat Malam Hari

Selalu Mendapatkan Gangguan Makhluk Halus saat Malam Hari

Your Say | Minggu, 12 September 2021 | 21:45 WIB

Terkini

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×