Terinfeksi Covid-19, Anak 8 Tahun Ini juga Didiagnosis Penyakit Langka yang Bikin Lumpuh

Sabtu, 18 September 2021 | 19:36 WIB
Terinfeksi Covid-19, Anak 8 Tahun Ini juga Didiagnosis Penyakit Langka yang Bikin Lumpuh
Bocah lumpuh (freepik)

Suara.com - Seorang gadis berusia 8 tahun asal Minnesota, AS, bernama Avella Bauer menderita gangguan langka setelah terinfeksi Covid-19.

Avella didiagnosis ensefalomielitis diseminata akut (ADEM) setelah dinyatakan positif Covid-19, lansir Health.

Ibunya, Lani Bauer, menceritakan bahwa putrinya mengalami demam ringan pada awal Maret. Pada akhir minggu, demamnya sudah menurun dan ia kembali ke sekolah,

Tetapi keesokan paginya, Avella sudah tidak responsif hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Setelah menjalankan beberapa tes, Avella positif Covid-19 sekaligus ADEM.

Gadis kecil ini sekarang lumpuh dan dirawat di rumah sakit sejak saat itu.

Berdasarkan National Institute of Neurogical Disorders and Stroke (NINDS), ADEM merupakan suatu kondisi yang menyebabkan serangan peradangan singkat namun meluas pada otak dan sumsum tulang belakang.

Lelaki ini pura-pura lumpuh. (Shutterstock)
Lumpuh. (Shutterstock)

Serangan ini merusak myelin, lapisan pelindung serabut saraf dan dapat menyebabkan gejala yang mendadak, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, kejang, hingga koma.

Kondisi ini biasanya mengikuti infeksi bakteri atau virus. Dalam kasus yang jarang terjadi, bisa juga terjadi setelah vaksinasi campak, gondok, atau rubella.

Profesor dan kepala departemen penyakit menular di Universitas di Buffalo, New York, Thomas Russo, MD, mengatakan bahwa sulit menentukan penyakit ADEM.

Baca Juga: Ahli Reproduksi Dorong Peneliti untuk Selidiki Hubungan Vaksin Covid-19 dan Menstruasi

"Kemungkinan itu bisa disebabkan oleh Covid-19. Namun, sangat sulit untuk yakin akan hal itu," jelas Thomas.

Pakar lain setuju. Meskipun ada kemungkinan keduanya terkait, sulit untuk mengetahui dengan pasti.

"ADEM bisa disebabkan oleh berbagai infeksi seperti influenza, virus hepatitis, atau virus pernapasan lainnya, serta bakteri seperti mikoplasma," ujar sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, Amesh A. Adalja, MD.

Amesh melanjutkan, "Aku pikir mungkin saja SARS-CoV-2 dapat menyebabkan ADEM, seperti virus penarpasan lainnya dapat menyebabkan kondisi ini."

Tetapi Amesh mengatakan bahwa ini adalah kejadian langka dan bukan dari infeksi yang diduga, terutama pada anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI