Studi Buktikan Konsumsi Susu Tinggi Lemak Tak Berisiko Sebabkan Penyakit Kardiovaskular

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 19 September 2021 | 12:05 WIB
Studi Buktikan Konsumsi Susu Tinggi Lemak Tak Berisiko Sebabkan Penyakit Kardiovaskular
Ilustrasi susu (Pixabay/Couleur)

Suara.com - Sering mengonsumsi susu tinggi lemak bisa meringankan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Dari hasil penelitian kohort di Swedia yang diterbitkan dalam jurnal Plos Medicine, para ahli internasional membantah anggapan bahwa susu tinggi lemak harus dihindari karena lemak jenuh.

Penelitian itu dilakukan dengan melihat asupan lemak susu pada 4.150 orang dewasa Swedia. Mayoritas di antaranya adalah perempuan dengan usia rata-rata 60,5 tahun, selama periode 16,6 tahun.  Mereka diukur konsentrasi darah dari tingkat asam lemak tertentu.

Peneliti mencatat adanya 578 insiden kejadian penyakit kardiovaskular dan 676 kematian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah di antara kelompok yang memiliki asupan lemak susu lebih tinggi dibandingkan dengan asupan rendah. 

"Penelitian mengandalkan orang untuk dapat mengingat dan mencatat jumlah dan jenis makanan susu yang mereka makan. Tapi itu memang sangat sulit karena susu biasa juga digunakan dalam berbagai makanan," kata Dr. Matti Marklund, dari George Institute for Global Health yang berbasis di Australia, Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg dan Universitas Uppsala.

"Sebagai gantinya, kami mengukur kadar lemak tertentu dalam darah, asam, atau 'blok pembangun' lemak, yang ditemukan dalam makanan olahan susu yang memberikan ukuran lebih objektif dari asupan lemak susu yang tidak bergantung pada ingatan peserta atau kualitas database makanan," imbuhnya, dikutip dari Fox News.

Kemudian, dalam meta-analisis, para peneliti menggabungkan hasil penelitian Swedia dengan 17 penelitian serupa di negara lain, yang melibatkan hampir 43.000 peserta di Amerika Serikat, Inggris, dan Denmark.

Analisis yang lebih luas juga menghubungkan konsumsi lemak susu yang lebih tinggi dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Semakin banyak bukti menunjukkan bahwa dampak kesehatan dari makanan susu mungkin lebih tergantung pada jenisnya, seperti keju, yogurt, susu, dan mentega, daripada kandungan lemaknya.

Sehingga para peneliti ragu apakah menghindari lemak susu secara keseluruhan bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Namun, penelitian di Swedia ini mengakui masih memiliki keterbatasan, termasuk ketidakmampuan biomarker untuk menentukan berbagai jenis makanan susu. Selain itu, sebagian besar penelitian dalam meta-analisis menilai biomarker pada awal yang dapat meningkatkan risiko kesalahan klasifikasi tingkat paparan.

Para peneliti menyerukan studi klinis dan eksperimental lebih lanjut untuk menjelaskan sebab akibat mekanisme biologis yang relevan antara konsumsi lemak susu dan kesehatan jantung.

"Penting untuk diingat bahwa meskipun produk susu kaya akan lemak jenuh, namun juga kaya akan banyak nutrisi lain dan dapat menjadi bagian dari diet sehat. Namun, lemak lain seperti yang ditemukan dalam makanan laut, kacang-kacangan, dan non-minyak nabati dapat memiliki manfaat kesehatan yang lebih besar daripada lemak susu,” ucap Trieu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Produk Susu Tertentu Tingkatkan Kesehatan Jantung

Penelitian: Produk Susu Tertentu Tingkatkan Kesehatan Jantung

Health | Sabtu, 25 September 2021 | 17:02 WIB

Terdampak Pandemi, Peternak di Sanden Alihkan Kambing Kontes Jadi Kambing Perah

Terdampak Pandemi, Peternak di Sanden Alihkan Kambing Kontes Jadi Kambing Perah

Jogja | Jum'at, 24 September 2021 | 16:10 WIB

Bukan Cuma Susu, Mengonsumsi Ikan Sarden Juga Baik untuk Tulang

Bukan Cuma Susu, Mengonsumsi Ikan Sarden Juga Baik untuk Tulang

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 12:35 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB