Prilly Latuconsina Pernah Tak Tidur 2 Hari karena Overthinking, Ini Dampaknya

Selasa, 21 September 2021 | 07:12 WIB
Prilly Latuconsina Pernah Tak Tidur 2 Hari karena Overthinking, Ini Dampaknya
Potret Prilly Latuconsina liburan ke Bali. [Instagram/prillylatuconsina96/jejesoekarno]

Suara.com - Baru-baru ini, Prilly Latuconsina membukan sesi tanya jawab yang membahas seputar kehidupan pribadinya. Seorang netizen pun meminta tips mengataksi overthinking.

Lantas Prilly Latuconsina mengaku pernah mengalami overthinking hingga tidak tidur 2 hari. Karena itu, ia pun tak bisa memberikan tips mengatasi overthinking pada netizen yang bertanya.

"Jangan nanya ke aku haha aku pernah nggak tidur 2 hari," jawab Prilly Latuconsina di Instagramnya.

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami overthinking. Menurut Psychology Today, ada dua hal yang menjadikan seseorang overthinking, yakni Terlalu memikirkan atau merenungkan dan kecemasan.

Kondisi ini bisa menekan batuk, karena monolog yang terus terngiang di dalam pikiran bisa mejadi sumber ketakutan. Dalam kondisi ini, seseorang akan lebih mudah mengalami stres sebagai dampak overthinking.

Tanpa disadari pula, overthinking juga bisa berdampak pada kesehatan fisik. Berikut ini dilansir dari Hellosehat, beberapa dampak overthinking pada kesehatan tubuh Anda.

Postingan Prilly Latuconsina (Instagram.com)
Postingan Prilly Latuconsina (Instagram.com)

1. Kreativitas menurun

Overthinking bisa menghambat pikiran Anda dalam mencuri solusi. Sebuah studi dari Standford mengenai overthinking melibatkan partisipan yang diminta menggambar ilustrasi. Beberapa partisipan kesulitan menggambarkan ilustrasi dan beberapa lainnya mudah melakukannya.

Mereka menemukan semakin partisipan memikirkan tugasnya, maka semakin sulit mereka menggambar ilustrasi. Sedangkan, partisipan yang tidak mengalami kesulitan menggambar ilustrasi itu juga tidak terlalu banyak berpikir.

Baca Juga: Studi: Virus Corona Covid-19 Lebih Mudah Menular Lewat Udara

2. Kekebalan tubuh melemah

Overthinking menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang merupakan respons alamiah tubuh. Kenaikan hormon ini bisa mempengaruhi respons daya tahan tubuh.

Karena itu, orang yang stres dan overthinking rentan mengalami flu dan batuk pilek. Bahkan, masa pemulihannya membutuhkan waktu lebih lama daripada normalnya.

3. Gangguan tidur

Overthinking juga bisa membuat seseorang kesulitan tidur. Kurang tidur karena overthinking biasanya ditandai dengan rasa cemas, lelah, sulit konsentrasi dan susah tidur.

Sebab, otak terus bekerja memikirkan masalah di malam hari. Akibatnya, kualitan tidur akan berkurang dan Anda merasa kelelahan di pagi harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI