Jangan Berlebihan Minum Vitamin C, Ini Efek Sampingnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 15:52 WIB
Jangan Berlebihan Minum Vitamin C, Ini Efek Sampingnya!
Ilustrasi mual, muntah (shutterstock)

Suara.com - Vitamin C termasuk nutrisi penting yang bisa membantu tubuh menyerap zat besi. Karena itu, kekurangan vitamin C bisa menyebabkan efek negatif pada kesehatan.

Tapi, konsumsi vitamin C terlalu banyak bisa menyebabkan muntah dan insomnia. Sehingga, Anda perlu memahami aturan dalam konsumsi vitamin C, terutama dalam seberapa banyak jumlahnya.

Meskipun terlalu banyak mengonsumsi vitamin C dalam makanan tidak membahayakan. Tapi, konsumsi vitamin dalam bentuk suplemen dosis tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Ada 7 tanda utama seseorang kelebihan vitamin C dan harus diwaspadai, termasuk sakit kepala, insomnia, mulas, diare, mual, muntah dan kram perut.

NHS juga menambahkan bahwa perut kembung pun bisa menjadi tanda Anda terlalu banyak konsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen. Tapi, semua gejala itu akan hilang ketika Anda berhenti mengonsumsi suplemen vitamin C.

Ilustrasi vitamin C (shutterstock)
Ilustrasi vitamin C (shutterstock)

Anda perlu memahami bahwa minum suplemen vitamin C kurang dari 1.000 mg sehari tidak akan menimbulkan bahaya. Orang dewasa usia 19 hingga 64 tahun sendiri membutuhkan 40 mg vitamin C sehari.

Anda bisa memenuhi kebutuhan asupan vitamin C harian itu cukup dari makanan sehari-hari. Adapun beberapa makanan yang cukup memenuhi kebutuhan vitamin C harian, termasuk jeruk, stroberi, cabai merah dan brokoli.

Anda perlu mempertimbangkan asupan vitamin C harian dalam makanan, karena tubuh tidak memproduksi dan menyimpan vitamin C sendiri.

Sedangkan, vitamin C ini dibutuhkan untuk membantu melindungi sel dan menjaganya tetap sehat untuk membantu tubuh menyembuhkan luka.

Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penyakit kudis. Meski begitu, penyakit kuding jarang terjadi karena kebanyakan orang mendapatkan cukup vitamin C dalam makanan sehari-hari mereka.

Selain itu, penyakit kudis biasanya juga akan sembuh tanpa perawatan medis khusus. Kebanyakan orang yang dirawat karena penyakit kudis merasa lebih baik dalam waktu 48 jam dan sembuh total dalam waktu dua minggu.

"Bahkan orang yang tidak mengonsumsi makanan sehat sepanjang waktu juga tidak bisa dianggap berisiko terkena penyakit kudis," kata NHS dikutip dari Express.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak vitamin C dapat meningkatkan kadar antioksidan darah hingga 30 persen. Hal ini membantu pertahanan alami tubuh melawan peradangan.

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat meningkatkan kadar antioksidan darah Anda dan dapat membantu mengatasi kekurangan zat besi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Penyebab Kucing Muntah dan Langkah Penanganannya

10 Penyebab Kucing Muntah dan Langkah Penanganannya

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 09:26 WIB

7 Tips Menjaga Imunitas Tubuh

7 Tips Menjaga Imunitas Tubuh

Riau | Senin, 13 September 2021 | 09:00 WIB

6 Manfaat Jeruk Lemon yang Diserap Tubuh untuk Kesehatan

6 Manfaat Jeruk Lemon yang Diserap Tubuh untuk Kesehatan

Lifestyle | Senin, 23 Agustus 2021 | 10:49 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB