alexametrics

Kemenkes Mulai Gunakan Vaksin Sinopharm Untuk Disuntikkan Kepada Anak Berkebutuhan Khusus

Vania Rossa | Lilis Varwati
Kemenkes Mulai Gunakan Vaksin Sinopharm Untuk Disuntikkan Kepada Anak Berkebutuhan Khusus
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Vaksinasi ABK dapat diakses langsung di Puskesmas atau sentra vaksinasi seperti masyarakat pada umumnya.

Suara.com - Anak berkebutuhan khusus (ABK) turut menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Pemerintah akan menggunakan vaksin Sinopharm hasil hibah Raja Uni Emirat Arab untuk disuntikkan bagi kelompok rentan tersebut.

Meski begitu, Kementerian Kesehatan tetap menyediakan ABK untuk mendapatkan suntikan vaksin merek lainnya.

"Karena semua vaksin Covid-19 di Indonesia memiliki fungsi yang sama dalam meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus tersebut," kata Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi dalam Dialog Utama Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Rabu (20/9/2021).

Ia menyampaikan bahwa vaksinasi ABK dapat diakses langsung di Puskesmas atau sentra vaksinasi seperti masyarakat pada umumnya. Saat di lokasi, pendamping harus menyampaikan kepada petugas tentang kondisi ABK yang didampingi.

Baca Juga: Survei: Masyarakat Lebih Puas Ikut Vaksinasi Covid-19 di Faslitas Punya Swasta , Kenapa?

Kartini menegaskan, pelayanan kesehatan bagi ABK, secara umum harus sama seperti masyarakat biasa. Hanya saja dalam pelaksanaannya, para tenaga kesehatan harus memperhitungkan kondisi, riwayat kesehatan, serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap pasien ABK.

“Bagi ABK yang terinfeksi Covid-19, tenaga kesehatan akan memberikan obat serta tindakan yang sama dengan masyarakat umum. Namun tentu saja tenaga kesehatan akan mempertimbangkan banyak hal, karena anak-anak ini membutuhkan perlakuan khusus,” tuturnya.

Kartini menyampaikan, setiap anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, memiliki hak sama untuk tumbuh kembang, mendapatkan perlindungan, pendidikan, serta pengasuhan yang baik.

“Mereka juga merupakan generasi penerus bangsa yang dapat memberikan sesuatu bagi Indonesia, karena di balik keterbatasannya, mereka pasti memiliki kelebihan,” ucapnya.

Indonesia telah menerima hibah vaksin Covid-19 merek Sinopharm dari Arab Saudi sejak pertengahan Juli lalu. Jumlah vaksin yang diberikan ada sekitar 500 ribu dosis.

Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Kedatangan Lagi Vaksin Covid-19 Buatan AstraZeneca

Komentar