Benarkan Vaksin Covid-19 Bikin Lelaki Impoten? Berikut Faktanya!

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 11:59 WIB
Benarkan Vaksin Covid-19 Bikin Lelaki Impoten? Berikut Faktanya!
Ilustrasi

Suara.com - Sejak vaksin Covid-19 tersedia beberapa waktu lalu, dunia seakan tak henti-henti untuk membicarakannya.

Ada banyak keraguan terkait efektivitas sekaligus efikasi vaksin Covid-19 berbagai produk. Tak jarang juga keraguan tersebut ditempeli dengan ragam isu yang belum terbukti kebenarannya.

Misalnya, ada isu yang menyebut vaksin Covid-19 dapat menyebabkan impoten. Apakah benar demikian?

Dikutip dari Healthshots, memang ada penelitian di Italia yang menyebut bahwa infeksi Covid-19 dapat menyebabkan sedikit masalah disfungsi ereksi. Hanya sedikit dan bukan sebuah masalah besar.

Survei sendiri dilakukan terhadap 2000 laki-laki yang pernah terinfeksi Covid-19. Meski demikian, perlu dilakukan banyak penelitian lagi untuk menemukan jawaban lebih mendalam.

Jika impotensi diakibatkan oleh Covid-19 masih mungkin terjadi, bagaimana dengan vaksinasi Covid-19?

Menurut Kepala Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit BLK-Max Super Specialty, dr. Rajinder Kumar Singhal, belum ada bukti medis yang mendukung klaim bahwa vaksin dapat menyebabkan impotensi.

"Tidak ada bukti medis yang mendukung kesalahan informasi ini. bahkan WHO sama sekali menolak cerita tentang vaksin Covid-19 yang menyebabkan impotensi dan infertilitas," ungkapnya.

"Tidak ada bukti bahwa vaksin apapun bisa menyebabkan disfungsi ereksi, kemandulan, infertilitas baik pada laki-laki maupun perempuan. Dan tidak ada perubahan yang merugikan dalam jumlah sperma, serta ukuran kesuburan setelah vaksinasi," tambahnya.

Pada tingkat populasi yang sangat luas, ratusan juta laki-laki telah mendapatkan vaksin Covid-19, dan hingga kini tidak ada penelitian yang menunjukkan efek vaksin bisa menurunkan fungsi ereksi pada laki-laki.

Sebelumnya, BPOM India juga telah menolak klaim tersebut. Lewat laporan yang diungkap oleh VG Somani, ia menyebut klaim tersebut sebagai sampah.

Penting untuk diketahui bahwa Covid-19 bisa berdampak panjang pada sistem paru-paru. Di sisi lain, disfungsi ereksi sebagian besar terjadi karena masalah diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, bahkan penyakit koroner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Buktikan Ada Masyarakat Umum Dapat Vaksin Booster Covid-19, Ini Datanya

Survei Buktikan Ada Masyarakat Umum Dapat Vaksin Booster Covid-19, Ini Datanya

Health | Kamis, 23 September 2021 | 11:31 WIB

Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Menkes Budi: Masih Banyak yang Khawatir

Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Menkes Budi: Masih Banyak yang Khawatir

News | Kamis, 23 September 2021 | 11:27 WIB

Vaksinasi Pelajar Rendah, Jadwal PTM di Medan Belum Diputuskan

Vaksinasi Pelajar Rendah, Jadwal PTM di Medan Belum Diputuskan

Sumut | Kamis, 23 September 2021 | 11:25 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB