Pandemi Covid-19 Bisa Selesai Puluhan Tahun, Menkes: Kita Mesti Hidup Dengan Mereka

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 23 September 2021 | 14:52 WIB
Pandemi Covid-19 Bisa Selesai Puluhan Tahun, Menkes: Kita Mesti Hidup Dengan Mereka
Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang dipantau daring, Senin (26/7/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk mulai belajar beradaptasi. Ia juga meminta masyarakat hidup berdampingan dengan kondisi pandemi Covid-19.

Imbauan itu karena menurut Menkes, tidak ada pandemi yang bisa selesai dalam waktu singkat.

"Nggak ada pandemi selesai dalam waktu singkat. Paling pendek, setahu saya, memang lima tahun, tetapi ada pula yang puluhan tahun sampai ratusan tahun. Jadi kita mesti belajar hidup dengan mereka," kata Budi Gunadi seperti dikutip dari ANTARA.

Langkah pertama yang mesti dilakukan untuk bisa beradaptasi, kata Budi, ialah dengan melakukan vaksinasi Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Yang pertama, yang harus kita lakukan, pastikan teman-teman cepat vaksinasi; itu yang nomor satu. Kalau bisa cepat dapat vaksinasi dua dosis," tambahnya.

Selanjutnya, Budi mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan atau euforia menghadapi pengendalian kasus penularan COVID-19 melalui vaksin.

Budi mencontohkan beberapa negara yang capaian vaksinasi COVID-19 tinggi namun tetap mengalami peningkatan kasus penularan.

"Kita lihat negara seperti Israel dan Amerika Serikat, vaksinasi tinggi, tetapi (kasus penularan) naik lagi karena mereka mengabaikan protokol kesehatan," tukasnya.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat meskipun sudah mendapatkan dosis vaksin COVID-19.

Baca Juga: Demi Redam Pandemi, AS Janjikan Sumbang Lagi 500 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Sementara itu, Wapres Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah akan meningkatkan upaya pengetesan, pelacakan, dan perawatan atau testing, tracing, treatment (3T), sehingga penularan kasus COVID-19 dapat ditekan.

"Pemerintah terus melakukan testing, tracing, dan isolasi. Kalau ada satu orang yang kena langsung diburu, sampai mungkin lebih dari 10 orang yang dicari (dilacak) itu," ujar Wapres.

Selain peningkatan 3T, Wapres mengatakan upaya pencegahan penularan COVID-19 yang harus diperkuat adalah penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI