alexametrics

Antisipasi Pandemi di Masa Depan, Amerika Serikat Usul Dana Kesehatan Global

M. Reza Sulaiman
Antisipasi Pandemi di Masa Depan, Amerika Serikat Usul Dana Kesehatan Global
Ilustrasi Pandemi. (Pexels)

Krisis yang dialami oleh negara-negara dunia karena pandemi COVID-19 bisa menjadi pelajaran untuk penanganan pandemi di masa depan.

Suara.com - Krisis yang dialami oleh negara-negara dunia karena pandemi COVID-19 bisa menjadi pelajaran untuk penanganan pandemi di masa depan.

Terkait hal ini, wakil presiden Amerika Serikat Kamala Harris mengatakan perlu ada dana kesehatan global yang dikumpulkan oleh negara-negara dan perusahaan di seluruh dunia.

Ia menyebut dengan adanya dana kesehatan global senilai 10 miliar dolar AS, maka risiko krisis akan berkurang.

Harris juga mengumumkan kontribusi senilai 250 juta dolar AS dari Amerika Serikat untuk memulai upaya pembentukan dana global itu, kata seorang pejabat Gedung Putih.

Baca Juga: Menkes Budi Dorong Indonesia Terlibat dalam Membangun Sistem Kesehatan Global

Ilustrasi dana kesehatan. [shutterstock]
Ilustrasi dana kesehatan. [shutterstock]

Wapres AS akan menyampaikan permintaan pengumpulan dana global itu selama pertemuan tingkat tinggi virtual tentang COVID-19 yang diadakan di sela-sela Sidang Umum PBB. Pertemuan itu berfokus membahas upaya untuk meningkatkan vaksinasi di seluruh dunia dengan tujuan mengakhiri pandemi COVID-19 pada akhir 2022.

Harris akan memimpin sesi pertemuan yang membahas pencegahan pandemi di masa depan, kata seorang pejabat senior pemerintah AS.

"Kepemimpinannya selama beberapa bulan terakhir telah mencakup keterlibatan yang sangat spesifik dalam mempersiapkan diri untuk pandemi berikutnya," kata seorang pejabat senior pemerintah AS tentang Wapres Kamala Harris.

"Dia (Harris) mengatakan bahwa kita jelas tidak siap untuk pandemi berikutnya," kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa untuk bersiap, semua pihak perlu membangun sumber daya untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menerapkan "semacam struktur tata kelola peringatan dini pandemi."

Selama pidatonya, Harris juga akan meminta negara-negara untuk membuat suatu dewan penanganan ancaman kesehatan global, yang akan membawa pembahasan tentang ancaman biologis ke tingkat kepala negara untuk mendorong akuntabilitas di antara negara-negara, kata pejabat itu.

Baca Juga: Menkes Budi: Joe Biden Ajak Pemimpin Dunia untuk Fokus pada 3 Hal dalam Menangani Pandemi

Sebelumnya pada Rabu pagi, pemerintah Amerika Serikat berjanji untuk membeli 500 juta lebih dosis vaksin COVID-19 untuk disumbangkan ke negara-negara lain karena AS menghadapi tekanan yang meningkat untuk berbagi pasokan vaksinnya dengan seluruh dunia.

Komentar