Mengenal Koktail Antibodi, yang Disarankan WHO untuk Pasien Covid-19 Berisiko Tinggi

Vania Rossa

Jum'at, 24 September 2021 | 13:35 WIB
Mengenal Koktail Antibodi, yang Disarankan WHO untuk Pasien Covid-19 Berisiko Tinggi
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Suara.com - Pasien Covid-19 yang berisiko tinggi mendapat perawatan di rumah sakit dan mereka yang sakit parah namun tak memiliki antibodi alami, disarankan oleh WHO untuk menggunakan koktail antibodi Covid-19 buatan Regeneron dan Roche.

Dilansir dari Reuters, koktail antibodi merupakan campuran cairan yang memiliki dua sumber antibodi. Perawatan dengan koktail antibodi itu telah mendapat izin untuk penggunaan darurat.

Dikutip dari Antara, terapi ini mulai menarik perhatian ketika digunakan untuk mengobati mantan Presiden Donald Trump yang terinfeksi COVID-19 tahun lalu.

Saat ini, Eropa sedang meninjau terapi tersebut, sementara Inggris telah menyetujuinya bulan lalu.

Dalam pernyataan terpisah, WHO meminta Regeneron untuk menurunkan harga koktail antibodi dan mendistribusikannya secara adil di seluruh dunia, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

WHO juga mendesak kedua perusahaan untuk mentransfer teknologi pembuatan obat biosimilar (obat biologis yang dibuat mirip dengan obat aslinya)

Terapi yang dikenal sebagai Ronapreve itu (REGEN-COV di AS) menghasilkan pendapatan yang besar bagi Regeneron.

Regeneron mencatat penjualan REGEN-COV senilai 2,59 miliar dolar AS (Rp36,9 triliun) pada kuartal kedua.

Regeneron akan memasok 1,4 juta dosis tambahan REGEN-COV kepada pemerintah AS pada 31 Januari dengan harga 2.100 dolar AS (Rp 29,9 juta) per dosis.

baca juga

Organisasi kemanusiaan medis internasional Medecins Sans Frontieres (MSF) menuntut kepastian akses yang terjangkau dan berkelanjutan ke obat-obatan yang menyelamatkan jiwa selama pandemi.

Pedoman WHO, yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ), didasarkan pada data dari penelitian di Inggris dan tiga uji coba lainnya yang belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Pada Juni, terapi yang menggunakan koktail antibodi Covid-19 Regeneron di Inggris mengurangi kasus kematian pada pasien rawat inap yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Koktail itu menggunakan kombinasi casirivimab dan imdevimab dan didasarkan pada antibodi monoklonal.

Antibodi monoklonal merupakan protein buatan laboratorium yang meniru kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen berbahaya seperti virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog: Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Influenza

Epidemiolog: Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Influenza

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 13:13 WIB

Profesor Sarah Gilbert Prediksi Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19 akan Jadi Flu Biasa

Profesor Sarah Gilbert Prediksi Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19 akan Jadi Flu Biasa

Health | Jum'at, 24 September 2021 | 11:24 WIB

Hari Ini, Indonesia Kembali Terima 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bantuan dari China

Hari Ini, Indonesia Kembali Terima 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bantuan dari China

News | Jum'at, 24 September 2021 | 10:51 WIB

Terkini

Nostalgia! Shrek 5 Hadir dengan Teaser Terbaru, Zendaya Ikut Terlibat

Nostalgia! Shrek 5 Hadir dengan Teaser Terbaru, Zendaya Ikut Terlibat

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:15 WIB

5 HP OPPO Rp2 Jutaan RAM Besar di September 2026

5 HP OPPO Rp2 Jutaan RAM Besar di September 2026

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 12:10 WIB

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 12:05 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 12:04 WIB

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:00 WIB

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:58 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:54 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

×