Ketua IDAI: Angka Kematian Covid-19 Pada Anak di Indonesia Tertinggi di Dunia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 27 September 2021 | 11:23 WIB
Ketua IDAI: Angka Kematian Covid-19 Pada Anak di Indonesia Tertinggi di Dunia
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. DR. Dr. Aman B. Pulungan, Sp. A(K) menyebut bahwa angka kematian akibat Covid-19 pada anak di Indonesia tertinggi di dunia. 

Hasil riset IDAI menunjukkan bahwa case fatality rate (CFR) atau risiko kematian Covid-19 pada anak di Indonesia jauh lebih tinggi dibanding negara Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.

Kata Aman, hal itu mungkin terjadi karena testing yang rendah sehingga banyak kasus infeksi yang tidak terdeteksi.

"Memang kita paling tinggi. Kalau lonjakan, saya katakan, sejak 28 Juni setiap minggu yang meninggal lebih dari 100, sampai 30 Agustus. Setelah itu baru berkurang dari 100 orang yang meninggal."

"Boleh dicari di negara lain, tidak ada yang meninggal lebh dari 100 anak, di seluruh dunia," kata dokter Aman dalam konferensi pers daring, Minggu (26/9/2021) kemarin.

Angka kematian melonjak selama 2021
IDAI mencatat, pada Januari 2021, angka kematian Covid-19 pada anak sekitar 150 jiwa. Kemudian meningkat hingga menjadi 1.800-an anak meninggal akibat Covid-19 hingga September 2021.

"Jadi tahun ini lebih 1.700 anak meninggal karena covid. Gimana ada seperti itu, penyakit mana yang bisa seperti itu," ucapnya.

Catatan IDAI, ada sepuluh daerah di Indonesia dengan kasus anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak yaitu Jawa Barat, Riau, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, DIY, dan Papua. 

Sementara itu, tujuh daerah dengan kasus kematian anak terkonfirmasi Covid-19 terbanyak. Di antaranya, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. 

baca juga

Namun menurut Ketua Bidang Ilmiah Pengurus Pusat IDAI DR. Dr. Antonius H. Pudjiadi, Sp.A(K)., setiap daerah memiliki kemampuan deteksi kasus berbeda-beda.

"Tidak meratanya deteksi kasus ini terjadi karena fasilitas tes PCR dan fasilitas kesehatan yang berbeda. Kapasitas testing PCR saat itu di Indonesia masih rendah dan anak bukan populasi prioritas untuk tes," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Melandai, Menko Airlangga: Jangan Kasih Kendor

Kasus Covid-19 Melandai, Menko Airlangga: Jangan Kasih Kendor

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 11:20 WIB

Usaha Pemulihan Ekonomi, Pengelola Apotek Diminta Menyediakan Ruang Untuk Produk UMKM

Usaha Pemulihan Ekonomi, Pengelola Apotek Diminta Menyediakan Ruang Untuk Produk UMKM

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 10:25 WIB

Kasus COVID-19 di Bintan Melandai, Cuma 1 Orang Positif Corona Sehari

Kasus COVID-19 di Bintan Melandai, Cuma 1 Orang Positif Corona Sehari

Batam | Senin, 27 September 2021 | 10:23 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×