Memasuki Usia 40 Tahun? Wanita Sebaiknya Lakukan 5 Kebiasaan Ini agar Panjang Umur!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 12:06 WIB
Memasuki Usia 40 Tahun? Wanita Sebaiknya Lakukan 5 Kebiasaan Ini agar Panjang Umur!
Ilustrasi wanita kuat (freepik.com/nakaridore)

Suara.com - Seiring waktu kondisi tubuh maupun penampilan fisik wanita akan berubah. Terutama ketika sudah mulai memasuki usia 40 tahun.

Apabila Anda merasa belum menjalani gaya hidup sehat selama beberapa puluh tahun, ketika akan mencapai usia paruh baya adalah waktu yang tepat untuk mengubahnya.

"Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Menerapkan beberapa kebiasaan sehat ketika Anda mencapai usia paruh baya dapat memperpanjang usia hidup Anda," tutur dokter umum Dr. Philippa Kaye, dilansir The Sun.

Dr. Philippa Kaye menyarankan beberapa perubahan gaya hidup ketika mencapai usia 40 tahun:

1. Rutin periksa mata

Seiring bertambahnya usia, risiko penyakit mata, misalnya katarak, degenerasi makula akibat usia (AMD) dan glaukoma meningkat.

"Sangat penting untuk periksa ke dokter mata setahun sekali jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan masalah mata, dan setiap dua tahun jika tidak. Banyak dari penyakit mata ini tidak memiliki gejala pada tahap awal," ujar ahli bedah mata Elizabeth Hawkes.

Pemeriksaan mata juga dapat mendeteksi diabetes, hipertensi, kondisi autoimun, dan kanker tertentu.

Ilustrasi wanita karier (pexels/Gustavo Fring).
Ilustrasi wanita (pexels/Gustavo Fring).

2. Berhubungan seks

Bertambahnya usia membuat libido semakin menurun. Tetapi para ahli menyarankan untuk rutin berhubungan seks dengan pasangan untuk kesehatan.

"Hanya satu orgasme seminggu sudah cukup memberikan manfaat kesehatan mental yang besar," kata pakar seks dan hubungan Kate Taylor.

Selain itu, berhubungan seks juga dapat menghentikan vagina kering yang bisa terjadi seiring bertambahnya usia, membantu menurunkan tekanan darah sekaligus kadar hormon stres kortisol.

3. Lakukan waktu untuk bersantai

NHS (layanan kesehatan Britania Raya) mengungkap banyak orang mengalami gejala menopause beberapa tahun sebelum berusia 51.

Gejalanya seperti perubahan menstruasi, jerawat, libido rendah, rambut rontok, kelelahan serta perubahan suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut di Warung Tuak, Pria Paruh Baya Tewas Dibacok Pemilik Warung

Ribut di Warung Tuak, Pria Paruh Baya Tewas Dibacok Pemilik Warung

Sumut | Minggu, 26 September 2021 | 14:38 WIB

Kematian Wanita Paruh Baya di Malang Terungkap, Dibunuh Sang Kekasih

Kematian Wanita Paruh Baya di Malang Terungkap, Dibunuh Sang Kekasih

Malang | Jum'at, 24 September 2021 | 12:30 WIB

Perempuan Paruh Baya Coba Bunuh Diri, Terjun ke Sumur Sedalam 13 Meter

Perempuan Paruh Baya Coba Bunuh Diri, Terjun ke Sumur Sedalam 13 Meter

Jogja | Kamis, 23 September 2021 | 15:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB