Kanker Usus Nurul Qomar Sudah Stadium 4C, Seberapa Besar Peluang Sembuhnya?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 September 2021 | 10:00 WIB
Kanker Usus Nurul Qomar Sudah Stadium 4C, Seberapa Besar Peluang Sembuhnya?
Pelawak Nurul Qomar (Instagram/@haji.nurulqomar)

Suara.com - Saat ini, Nurul Qomar sedang berjuang melawan kanker usus stadium 4C. Komedian senior itu pun sudah menjalani kemoterapi hampir 2 bulan ini dan akan berlangsung hingga 6 bulan ke depan.

Sebelum itu, Nurul Qomar bercerita bahwa kanker usus yang dideritanya bukan karena pola makan yang buruk. Melainkan, ia menderita kanker usus karena faktor genetik.

"Setelah dilakukan pemeriksaan secara sesama, scan, rontgen, dan semua proses semua medical dilalui. Kata dokter, 'Pak Haji ada faktor genetika sudah lama'. jadi faktor genetika," ujar Qomar saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2018, penyakit kanker usus masu dalam datar jenis kanker yang menyebabkan kematian di dunia.

Kebanyakan pasien kanker usus datang ke rumah sakit ketika kondisinya sudah memasuki stadium 4. Padahal dilansir dari Hellosehat, deteksi dini kanker usus bisa membantu proses pengobatan yang lebih cepat dan peluang sembuh lebih besar.

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Deteksi kanker usus ini bisa melalui tes fisik dan riwayat kesehatan, tes feses, tes darah, kolonoskopi dan proktoskopi, biopsy serta ten pencitraan. Semua tes medis itu juga bisa mendeteksi tingkatan stadium kanker usus.

Dalam menentukan tingkatan stadium kanker usus, ada beberapa istilah yang digunakan, antara lain T (tumor), N (lymph nodes/ kelenjar getah bening), dan M (metastatis/penyebaran kanker). Adapun tingkatan stadium kanker usus, yakni:

1. Stadium 1 T1/T2 N0 M0

Stadium 1 kanker usus ini pertanda kanker tumbuh melalui mukosa muskularis ke dalam submucosa (T1) atau tumbuh ke muskularis propia (T2), tetapi kanker belum menyebar ke kelenjar getah benih (N0) atau area lain (M0).

2. Stadium 2A T3 N0 M0

Stadium 2 kanker usus ini pertanda kanker tumbuh di lapisan terluar kolon, tapi belum menembus rektum (T3), belum menyebar ke kelenjar getah bening (N0) atau area lain (M0).

3. Stadium 3B T1/T2 N2b M0

Stadium 3 kanker usus ini pertanda kanker sudah tumbuh dari mukosa ke submukosa (T1) atau muskularis propia (T2) dan mulai menyebar ke-7 atau lebih kelenjar getah bening (N2b), tapi kanker belum menyebar ke area lain yang jauh (M0).

4. Stadium 4 any T any N M1a

Stadium 4 kanker usus pertanda kanker tidak tumbuh di dinding kolon atau rektum (any T) dan tidak juga menyebar ke kelanjar getah bening (any N). Tapi, kanker usus sudah menyebar ke hati, paru atau kelenjar getah bening yang jauh (M1a).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nurul Qomar Derita Kanker Usus Sampai Tak Bisa BAB Lewat Anus, Kenali Gejalanya!

Nurul Qomar Derita Kanker Usus Sampai Tak Bisa BAB Lewat Anus, Kenali Gejalanya!

Health | Kamis, 30 September 2021 | 08:31 WIB

Komedian Nurul Qomar Ungkap Penyebab Kanker Usus Stadium 4C yang Kini Dialaminya

Komedian Nurul Qomar Ungkap Penyebab Kanker Usus Stadium 4C yang Kini Dialaminya

Sumbar | Kamis, 30 September 2021 | 06:15 WIB

Penting Diketahui! Ini 8 Penyebab Buang Air Besar Berdarah

Penting Diketahui! Ini 8 Penyebab Buang Air Besar Berdarah

Lifestyle | Jum'at, 17 September 2021 | 08:43 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB